Hiburan

My Hero Academia: You’re Next (2024) Hadirkan Ancaman Baru, Deku Hadapi Musuh Mirip All Might

Film anime aksi superhero yang dinanti, My Hero Academia: You’re Next (2024), kembali menyapa penggemar dengan kisah baru yang lebih gelap dan penuh ketegangan. Film berdurasi 110 menit ini menampilkan kembali para pengisi suara utama seperti Daiki Yamashita sebagai Izuku Midoriya, Nobuhiko Okamoto sebagai Katsuki Bakugo, Kenta Miyake sebagai All Might, dan Ayane Sakura sebagai Ochaco Uraraka. Disutradarai oleh Tensai Okamura dengan naskah dari Yôsuke Kuroda dan Kôhei Horikoshi, produksi studio Bones ini membawa penonton ke dunia pahlawan pasca perang besar.

Cerita dibuka dengan Valdo, pemimpin keluarga mafia Gollini, yang menyaksikan pertarungan epik terakhir All Might melawan All For One. Kalimat legendaris All Might, “it’s your turn”, begitu membekas di benaknya. Sejak momen itu, Valdo terobsesi untuk menjadi penerus simbol perdamaian, meski dengan cara yang menyimpang. Ia meyakini bahwa dunia sangat membutuhkan figur kuat seperti All Might, dan dirinya adalah orang yang paling pantas mengisi posisi tersebut.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Pasca peristiwa Paranormal Liberation War, stabilitas masyarakat masih jauh dari kata pulih. Kelas 1 A dari UA, kecuali Yuga Aoyama, ditugaskan untuk memburu para penjahat yang berhasil kabur. Di tengah misi krusial ini, Izuku Midoriya, atau Deku, bertemu dengan seorang gadis misterius bernama Anna Scervino. Saat Deku menyentuhnya, tubuhnya mendadak kejang dan Quirk miliknya terasa terganggu, sebuah fenomena yang belum pernah ia alami sebelumnya. Belum sempat Deku memahami apa yang terjadi, Giulio Gandini, seorang pria bermata satu dengan lengan mekanik, muncul dan mencoba menembak Anna. Aksi berbahaya itu berhasil digagalkan oleh Bruno Gollini, anggota keluarga mafia yang memiliki Quirk unik, yakni kemampuan menciptakan gelembung yang bisa memperlambat waktu.

Ketegangan memuncak ketika sebuah kapal pesiar terbang raksasa tiba-tiba muncul di langit, membawa seluruh keluarga Gollini, termasuk Valdo. Penampilan Valdo sangat mirip dengan All Might, seolah sengaja meniru sang legenda. Setelah menyentuh Anna, Valdo mengaktifkan Quirk yang telah diperkuat, menyerap segala sesuatu di sekitarnya, termasuk anggota Kelas 1 A. Kapal pesiar itu kemudian berubah menjadi benteng raksasa yang mengancam kota. Valdo lantas menghubungi All Might dan menyatakan niatnya untuk menyelamatkan Jepang. Namun, All Might menolak keras gagasan tersebut, yang membuat Valdo mendeklarasikan dirinya sebagai Dark Might.

Kekacauan ini memisahkan Kelas 1 A. Izuku terlempar ke daerah pegunungan dan mendapati Quirk One For All miliknya tiba-tiba tidak berfungsi. Dalam kondisi lemah dan tanpa kekuatan, ia bertemu kembali dengan Giulio yang akhirnya membiarkannya ikut dalam pencarian. Penyelidikan mereka membawa pada Paulo, anggota Gollini yang bertanggung jawab atas penghapusan Quirk, yang bersembunyi di dalam kubah energi. Izuku berhasil mengalahkan Paulo, namun Dark Might muncul dengan kekuatan luar biasa, menjatuhkan Izuku dalam sekejap. Paulo dihukum dengan kejam, dijatuhkan ke dalam kehampaan sebagai contoh kegagalan. Berkat bantuan Giulio, Izuku selamat dan kembali bangkit, menyadari bahwa ancaman kali ini bukan sekadar penjahat biasa, melainkan seseorang yang telah memutarbalikkan makna sejati menjadi pahlawan. Mureks mencatat bahwa film ini menawarkan perspektif baru tentang idealisme kepahlawanan yang keliru.

Mureks