Teknologi

Motorola Perkenalkan Project Maxwell, Perangkat AI Wearable Seukuran Kunci Mobil di CES 2026

Motorola, melalui unit riset inovasinya 312 Labs, secara resmi memperkenalkan Project Maxwell, sebuah perangkat wearable berteknologi kecerdasan buatan (AI) yang dirancang menyerupai kunci mobil. Perangkat mungil ini dilengkapi kamera kecil di bagian atas, menandai langkah baru dalam integrasi AI ke kehidupan sehari-hari.

Pengembangan Project Maxwell didasari oleh visi untuk menjadikan AI lebih menyatu dan tidak mengganggu aktivitas pengguna. CEO Lenovo, Yuanqing Yang, dalam gelaran CES 2026, menegaskan potensi AI untuk meningkatkan kemampuan manusia.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Yuanqing Yang: AI Tingkatkan Kreativitas dan Intuisi

“AI akan meningkatkan kreativitas, mempertajam intuisi, dan menginspirasi imajinasi kita, karena kini AI memanfaatkan bahasa, kebiasaan, pengalaman, dan ingatan kita yang unik,” ujar CEO Lenovo Yuanqing Yang, dalam gelaran CES 2026, seperti dipantau Mureks pada Kamis (8/1/2026).

Motorola menilai interaksi dengan AI melalui ponsel seringkali terasa mengganggu, terutama dalam konteks sosial atau profesional. Oleh karena itu, Project Maxwell dirancang sebagai perangkat AI-native yang selalu terhubung, mampu memahami konteks, dan terintegrasi penuh dengan ekosistem Motorola Qira.

Motorola Qira: Ekosistem AI Terpadu Lintas Perangkat

Motorola Qira merupakan ekosistem AI terpadu yang menyatukan berbagai teknologi seperti moto ai, Lenovo AI Now, Creator Zone, dan Learning Zone dalam satu sistem. Dengan satu nama, satu antarmuka, dan satu kata kunci aktivasi, Qira dirancang sebagai kecerdasan tunggal yang beroperasi lintas perangkat.

Ekosistem ini didukung oleh kemitraan strategis dengan pemain global terkemuka, termasuk Microsoft, Qualcomm, Intel, Google, dan Perplexity. Kemitraan ini memungkinkan sinkronisasi aktivitas pengguna secara mulus dari satu perangkat ke perangkat lain, tanpa perlu mengulang perintah atau konteks sebelumnya.

Cara Kerja Project Maxwell: AI Perceptive Companion

Project Maxwell, yang disebut sebagai AI Perceptive Companion Proof of Concept, bekerja dengan mengumpulkan data secara berkelanjutan dari lingkungan sekitar pengguna. Data ini mencakup apa yang dilihat, didengar, hingga diucapkan oleh pengguna.

Informasi yang terkumpul kemudian dianalisis secara real-time untuk memberikan rekomendasi yang relevan dan sesuai kebutuhan. Sebagai ilustrasi, Project Maxwell dapat diminta untuk mendengarkan presentasi dalam sebuah konferensi dan secara otomatis menyusun ringkasan atau konten, seperti unggahan LinkedIn, tanpa mengharuskan pengguna mengeluarkan ponsel atau mengalihkan perhatian.

Fokus Pengembangan 312 Labs untuk Project Maxwell

Tim 312 Labs memusatkan perhatian pada dua fungsi utama dalam pengembangan Project Maxwell:

  • Multimodal Perception Fusion: Menggabungkan data visual dan audio dari lingkungan sekitar melalui kamera, mikrofon, dan sensor. Tujuannya adalah menghasilkan wawasan yang kontekstual dan personal bagi pengguna.
  • Natural Language Interaction and Intention Capture: Memanfaatkan Large Action Model (LAM) yang memungkinkan asisten AI tidak hanya merespons perintah, tetapi juga mampu mengeksekusi tindakan yang diinisiasi oleh pengguna secara proaktif.

Dengan demikian, perangkat AI bebas genggaman ini dirancang untuk memberikan saran kontekstual yang membantu mengotomatisasi dan menyederhanakan tugas sehari-hari. Meskipun saat ini masih dalam tahap pembuktian konsep, Project Maxwell: AI Perceptive Companion diharapkan menjadi masukan penting bagi eksplorasi kecerdasan buatan Motorola di masa mendatang.

Mureks