Film drama “Mona Lisa Smile” yang dirilis pada tahun 2003 membawa penonton kembali ke tahun 1953, menyoroti benturan nilai-nilai di Wellesley College, sebuah kampus perempuan bergengsi yang kental dengan tradisi. Dalam film berdurasi 117 menit ini, Julia Roberts berperan sebagai Katherine Ann Watson, seorang dosen Sejarah Seni berusia 30 tahun yang menerima tawaran mengajar di institusi tersebut.
Sejak awal masa mengajarnya, Katherine menyadari bahwa para mahasiswinya telah menghafal buku teks dan silabus secara sempurna. Ia kemudian memilih pendekatan yang berbeda, yaitu dengan memperkenalkan seni modern dan membuka ruang diskusi tentang makna seni. Lebih dari itu, Katherine secara aktif mendorong para mahasiswi untuk memiliki cita-cita yang lebih luas daripada sekadar menikah, sebuah gagasan yang cukup revolusioner pada masanya.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Konflik Nilai di Wellesley College
Kirsten Dunst memerankan Elizabeth “Betty” Warren, seorang mahasiswi konservatif yang vokal. Betty meyakini adanya standar universal tentang seni yang baik dan terang-terangan menyerang Katherine melalui editorial di koran kampus. Ia menganggap Katherine mendorong perempuan mengejar karier selain pernikahan. Betty juga membongkar identitas perawat kampus, Amanda Armstrong, yang membantu mahasiswi mendapatkan kontrasepsi, yang berujung pada pemecatan Amanda.
Kirsten Dunst kembali menonjol saat Betty menikah dengan tunangannya, Spencer, dan berharap mendapat keistimewaan sebagai mahasiswi yang sudah menikah. Namun, Katherine menegaskan bahwa penilaian tetap berdasarkan prestasi akademik. Ketika kehidupan rumah tangga Betty tidak berjalan mulus, ia melampiaskan kekecewaannya pada teman-temannya, terutama Connie dan Giselle.
Ginnifer Goodwin sebagai Connie Baker sering direndahkan oleh Betty, termasuk soal hubungannya dengan Charlie. Connie terkejut saat Charlie benar-benar menunjukkan ketertarikan tulus. Setelah konflik dan kebohongan terungkap, Connie berani menghadapi Betty dan akhirnya memperjuangkan kembali hubungannya dengan Charlie.
Julia Stiles memerankan Joan Brandwyn, mahasiswi cerdas yang bercita-cita masuk Yale Law School. Katherine mendukung penuh ambisi Joan. Namun, setelah diterima di Yale, Joan memilih untuk menikah dengan Tom Donegal. Saat Joan menegaskan bahwa pilihannya berasal dari keinginan pribadi, Katherine menghormatinya dan mendoakan kebahagiaannya.
Maggie Gyllenhaal sebagai Giselle Levy digambarkan sebagai sosok yang bebas dan terbuka soal seksualitas. Ia pernah menjalin hubungan dengan dosen Bill Dunbar sebelum akhirnya mendukung Katherine yang mendorong kemandirian perempuan. Sikap Giselle membuatnya bermusuhan dengan Betty, terutama saat pernikahan Betty mulai retak.
Juliet Stevenson tampil sebagai Amanda Armstrong, perawat kampus yang progresif dan berani, sementara Dominic West memerankan Bill Dunbar, dosen yang kemudian menjalin hubungan dengan Katherine. Mureks mencatat bahwa film ini secara apik menggambarkan benturan antara tradisi konservatif dan gagasan progresif di era tersebut, melalui kisah para perempuan di lingkungan akademik.
Data Produksi dan Pemeran
- Sutradara: Mike Newell
- Penulis Skenario: Lawrence Konner, Mark Rosenthal
- Studio: Revolution Studios, Red Om Films
- Durasi: 117 menit
- Rating: PG-13 (7.3/10 IMDb, 6.6/10 Kapanlagi.com)
Pemeran Utama:
- Julia Roberts sebagai Katherine Ann Watson
- Kirsten Dunst sebagai Betty Warren
- Julia Stiles sebagai Joan Brandwyn
- Maggie Gyllenhaal sebagai Giselle Levy
- Ginnifer Goodwin sebagai Connie Baker
- Dominic West sebagai Bill Dunbar
- Juliet Stevenson sebagai Amanda Armstrong
Film ini secara keseluruhan memperlihatkan benturan nilai tradisi dan kebebasan berpikir di lingkungan akademik perempuan era 1950-an, menjadikannya sebuah tontonan yang relevan dan menggugah.






