Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyampaikan rasa simpatinya kepada Ruben Amorim yang baru saja diberhentikan dari kursi pelatih Manchester United. Pernyataan ini disampaikan Arteta menjelang laga krusial Arsenal kontra Liverpool, Rabu (7/1), menyoroti kerasnya persaingan di dunia kepelatihan sepak bola.
Dalam konferensi persnya, Arteta tidak menyembunyikan perasaannya atas nasib kolega sesama pelatih. “Selalu sedih melihat kolega kehilangan pekerjaan,” ujar Arteta, seperti dikutip BBC. Ia melanjutkan, “Kami tahu posisi kami. Anda butuh dukungan dari staf dan para pemain. Pada akhirnya, Anda harus memenangi banyak pertandingan kalau tidak ingin kehilangan pekerjaan. Itulah kenyataan dan kodrat dari pekerjaan ini.“
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Manchester United secara resmi memecat Ruben Amorim pada Senin (5/1), mengakhiri masa jabatannya yang berlangsung sekitar 14 bulan. Pelatih asal Portugal itu dilepas setelah serangkaian hasil yang dinilai tidak konsisten oleh manajemen klub.
Selama menukangi Setan Merah, Amorim mencatat 25 kemenangan, 15 hasil imbang, dan 23 kekalahan dari total 63 pertandingan di semua ajang. Mureks mencatat bahwa persentase kemenangannya yang hanya 38,1 persen menjadikannya salah satu pelatih dengan rekor terburuk sejak era Sir Alex Ferguson berakhir.
Performa Amorim di Liga Primer Inggris juga menjadi sorotan. Dari 47 laga, ia hanya mampu meraih 15 kemenangan, disertai 13 hasil imbang dan 19 kekalahan. Angka kemenangan ini bahkan tidak menembus sepertiga dari total pertandingan yang dijalani.
Bagi Arteta, situasi yang dialami Amorim adalah cerminan dari kerasnya kompetisi di level tertinggi. Ia menekankan bahwa hasil di lapangan tetap menjadi tolok ukur utama nasib seorang pelatih, terutama di klub sebesar Manchester United.
Sementara itu, Arsenal di bawah asuhan Arteta tengah berada dalam tren positif. The Gunners saat ini bertengger di puncak klasemen Liga Primer Inggris dan juga memuncaki fase liga Liga Champions, menunjukkan konsistensi yang diharapkan dari sebuah tim papan atas.
Referensi penulisan: mediaindonesia.com






