Tahun 2026 menandai fase krusial bagi PlayStation 5, yang kini memasuki tahap akhir siklus hidupnya. Di tengah lanskap industri game yang terus berubah akibat biaya pengembangan yang melonjak dan siklus produksi yang melambat, Sony merancang strategi adaptif dengan mengandalkan game-game besar, baik dari studio internal maupun pihak ketiga.
Pergeseran fokus ini terlihat jelas dari upaya Sony yang perlahan meninggalkan gagasan untuk mengunci game-game terbesarnya hanya di satu konsol. Dengan bangkitnya PC sebagai medan pertempuran yang tak bisa diabaikan, serta judul-judul pihak ketiga yang menopang tantangan pengembangan internal, konsep “perang konsol” mulai memudar menjadi bagian dari masa lalu.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Tahun keenam PS5 akan sangat ditentukan oleh kesuksesan game-game terbaru dari Housemarque dan Insomniac. Marvel’s Wolverine, yang akan berlatar di semesta game Spider-Man, menjadi salah satu blockbuster PlayStation yang paling dinanti. Selain itu, ada harapan besar terhadap evolusi formula roguelite aksi orang ketiga yang disajikan Saros, penerus Returnal (2021). Saat ini, sebagian besar beban pengembangan game first-party bertumpu pada kedua studio tersebut.
Di sisi lain, proyek live-service menghadapi tantangan berat. Setelah pembatalan beberapa proyek serupa, termasuk dari studio veteran seperti Naughty Dog dan Bluepoint Games, serta kegagalan Concord pada tahun 2024, game Marathon dari Bungie yang akan rilis Maret 2026 dianggap sebagai “peluru terakhir” Sony di segmen ini. Jika kreator Destiny 2 (yang juga menunjukkan tanda-tanda kelelahan) gagal menarik minat pemain pada extraction shooter di dunia pasca-Arc Raiders, para pengamat menilai Sony sebaiknya mengalihkan sumber daya ke proyek yang lebih aman dan menargetkan audiens inti merek tersebut.
Sementara itu, Guerrilla Games kemungkinan akan mengumumkan game Horizon multiplayer, mengingat Horizon: Forbidden West telah dirilis pada awal 2022, memberikan waktu yang cukup bagi studio untuk mengembangkan proyek berikutnya. Namun, bagi penggemar yang menantikan pembaruan signifikan tentang Intergalactic: The Heretic Prophet dari Naughty Dog, peluncurannya diperkirakan tidak akan terjadi sebelum tahun 2027, terutama setelah laporan mengenai adanya “crunch” yang lebih intens di studio tersebut.
Tak dapat dimungkiri, kedatangan GTA 6 pada 19 November 2026 akan menjadi fenomena yang mengalihkan perhatian seluruh industri game. Peluncuran multiplatform bersejarah ini diperkirakan akan memberikan dorongan signifikan pada penjualan perangkat keras PlayStation, mengingat para gamer secara tradisional mengasosiasikan Grand Theft Auto dengan konsol PlayStation dibandingkan Xbox.
Kemitraan dengan pihak ketiga juga menjadi pilar penting. Capcom terus menjadi salah satu mitra paling berharga bagi PlayStation, dengan rilis besar seperti Resident Evil Requiem, Onimusha: Way of the Sword, dan Pragmata yang menjanjikan. IO Interactive juga memilih PS5 sebagai platform utama untuk strategi pemasaran 007: First Light. Dalam ringkasan Mureks, kolaborasi ini sangat menguntungkan PlayStation di tengah persaingan ketat.
Sebuah perkembangan menarik yang menandakan perubahan hubungan antara Xbox dan PlayStation adalah konfirmasi bahwa Halo akan sepenuhnya multiplatform. Campaign Evolved akan membawa klasik FPS ini ke PlayStation untuk pertama kalinya, membuka pintu bagi lebih banyak eksklusif Xbox & Windows untuk hadir di PS5. Selain itu, Marvel Tōkon: Fighting Souls, yang dikembangkan oleh Arc System Works dan diterbitkan Sony (juga rilis di PC pada hari pertama), berpotensi menjadi kejutan hit di tahun 2026.
Di luar konsol PS5, Sony terus memperluas jangkauannya. PlayStation Portal terus mendapatkan fungsionalitas baru dan menunjukkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan, memicu rumor tentang pengembangan konsol portabel baru. Catatan Mureks menunjukkan, ekspansi ke pasar PC dan perangkat keras non-konsol menjadi inovasi paling menjanjikan, termasuk monitor gaming 27 inci dan speaker nirkabel yang akan hadir di AS dan Jepang pada tahun 2026. Ini mencerminkan pengakuan Sony terhadap kebiasaan bermain game yang semakin bervariasi.
Untuk divisi PlayStation Productions, meskipun tidak sepadat tahun-tahun sebelumnya, pembaruan terkait casting dan produksi diharapkan untuk serial God of War di Amazon Prime Video, The Last of Us Season 3 di HBO, serta adaptasi layar lebar Horizon Zero Dawn dan Helldivers yang baru diumumkan.
Meskipun masa depan PlayStation penuh ketidakpastian, para ahli industri, media game, dan penggemar setia sepakat bahwa fokus kembali pada blockbuster besar dan properti legendaris dari era pra-Uncharted seharusnya cukup untuk menetralkan dampak dari aspirasi live-service Sony yang kurang produktif. Inovasi terbesar diperkirakan akan datang dari ekspansi yang menjanjikan di pasar PC dan perangkat keras non-konsol.




