Teknologi

Mengungkap Kesalahan Penggunaan Lampu Pintar: Philips Hue Hadirkan SpatialAware di CES 2026

Philips Hue, pemimpin dalam teknologi pencahayaan pintar, kembali membuat gebrakan di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 dengan memperkenalkan fitur inovatif terbarunya, SpatialAware. Fitur ini diklaim akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan lampu pintar mereka, menghadirkan pengalaman pencahayaan yang lebih imersif dan cerdas.

Revolusi Pencahayaan dengan SpatialAware

Selama ini, lampu pintar dengan kemampuan mengubah warna memang menawarkan kesenangan tersendiri, namun seringkali sulit untuk mengoptimalkan penggunaannya di dalam rumah. Kebanyakan perusahaan pencahayaan pintar menyediakan adegan pra-desain, tetapi lampu-lampu tersebut tidak “mengetahui” posisi fisik mereka di dalam ruangan, sehingga efek yang dihasilkan bisa terasa kurang maksimal.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

SpatialAware hadir sebagai solusi atas tantangan tersebut. Fitur ini memungkinkan Philips Hue untuk memahami tata letak ruangan serta penempatan lampu-lampu Hue Anda. Dengan data ini, sistem dapat menentukan cara terbaik untuk mendistribusikan warna dan efek adegan pencahayaan secara lebih efektif di seluruh ruangan.

Data mengenai tata letak ruangan diperoleh melalui pemindaian ruang menggunakan smartphone Anda di aplikasi Hue. Memanfaatkan kemampuan Augmented Reality (AR) pada ponsel, sistem akan membuat model 3D dari penempatan lampu-lampu Hue di ruangan Anda. Model 3D ini kemudian disimpan sebagai peta di aplikasi Hue.

Ketika Anda menerapkan salah satu adegan Hue yang telah diperbarui, sistem akan mendistribusikan cahaya secara cerdas berdasarkan lokasi bohlam dan perlengkapan lampu. Sebagai contoh, untuk adegan matahari terbenam, lampu di satu sisi ruangan akan menampilkan nuansa kuning hangat untuk meniru matahari terbenam, sementara lampu langit-langit di sisi berlawanan akan memiliki nada dan warna yang lebih gelap.

Philips Hue telah mengerjakan ulang sekitar separuh dari adegan pencahayaan mereka agar kompatibel dengan teknologi baru ini, mengkodekan setiap adegan untuk beradaptasi dengan data penempatan lampu yang baru.

Pengalaman Langsung di CES 2026

Dalam pantauan Mureks di CES 2026, sebuah demonstrasi SpatialAware dilakukan di sebuah suite hotel yang dilengkapi dengan produk pencahayaan ambient Hue dan bohlam Hue di lampu langit-langit. Demonstrasi ini secara jelas menunjukkan perbedaan antara adegan asli dan adegan yang telah diperbarui dengan SpatialAware.

Jennifer Pattison Tuohy, seorang pengulas senior di bidang smart home, yang menyaksikan demo tersebut, mengungkapkan, “Hal itu membuat saya menyadari bahwa selama ini saya salah menggunakan lampu pintar.” Ia menambahkan bahwa distribusi pencahayaan dalam versi yang diperbarui terlihat lebih rapi dan terintegrasi.

“That’s because it’s actually being done the way the lighting designer intended,” ujar George Yianni, CTO dan pendiri Philips Hue, menjelaskan peningkatan signifikan yang dibawa oleh SpatialAware.

Perbedaan paling mencolok terlihat pada distribusi warna yang lebih merata. Misalnya, dalam adegan matahari terbenam “Savannah” yang telah diperbarui, semua lampu langit-langit memancarkan cahaya oranye lembut. Berbeda dengan versi asli di mana beberapa lampu berwarna oranye dan beberapa putih lembut, menciptakan tampilan yang kurang harmonis.

Dalam adegan “Nightlight”, versi asli masih menyalakan lampu langit-langit. Namun, versi yang diperbarui mematikan semua lampu langit-langit, “because you don’t want ceiling lights on in a night light scene,” kata Yianni, menyoroti perhatian terhadap detail dalam desain pencahayaan.

Ketersediaan dan Kompatibilitas

Fitur SpatialAware yang revolusioner ini dijadwalkan akan hadir pada Musim Semi 2026. Fitur ini akan kompatibel dengan sistem pencahayaan Hue yang terhubung ke Hue Bridge Pro, memastikan pengguna mendapatkan pengalaman pencahayaan pintar terbaik.

Referensi penulisan: www.theverge.com

Mureks