Teknologi

Meizu Umumkan Pembatalan Peluncuran 22 Air, Lonjakan Harga Memori Global Jadi Alasan Utama

Meizu secara resmi membatalkan peluncuran ponsel pintar . Pengumuman mengejutkan ini disampaikan dalam acara di China. Chief Marketing Officer (CMO) Meizu Group, Wan Zhiqiang, menjelaskan bahwa lonjakan harga komponen memori yang drastis di pasar global telah menciptakan hambatan signifikan bagi perencanaan bisnis perangkat tersebut.

Kenaikan biaya komponen secara masif ini, menurut Wan Zhiqiang, telah menghambat rencana peluncuran Meizu 22 Air. Menurut pantauan Mureks, keputusan ini menyoroti dampak serius fluktuasi rantai pasok terhadap industri teknologi global.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Desain Revolusioner yang Terpaksa Gugur

Meskipun batal dirilis, Meizu tetap memilih untuk memamerkan desain revolusioner Meizu 22 Air kepada para penggemar. Perangkat ini menampilkan tata letak kamera belakang horizontal yang unik, secara estetika menyerupai lini iPhone Air. Meizu menargetkan personalisasi visual sebagai nilai jual utama dari perangkat yang seharusnya dirilis ini.

Inovasi desain Meizu 22 Air tidak berhenti di situ. Ponsel ini mencakup lampu emosi bergaya piksel yang dapat disesuaikan, memungkinkan pengguna menampilkan berbagai pola untuk merefleksikan suasana hati mereka dan meningkatkan interaksi emosional. Selain itu, Meizu merancang bingkai ponsel dengan tombol mode dua tahap yang dapat dikustomisasi. Perusahaan mendeskripsikan 22 Air sebagai perangkat ringan dengan struktur modular yang berani.

Visi Modularitas dan Aksesori Inovatif

Aspek modularitas Meizu 22 Air juga sangat menonjol. Panel belakang perangkat ini menampilkan desain modular berbasis PIN yang mendukung berbagai aksesori tambahan. Aksesori yang diperlihatkan mencakup:

  • Paket baterai snap-on untuk penggunaan yang lebih lama.
  • Modul pendingin untuk performa optimal.
  • Pengontrol gaming yang dapat dipasang.
  • Unit kamera eksternal untuk fotografi jarak jauh.

Meizu turut memamerkan konsep penutup belakang magnetis yang memungkinkan pengguna menukar penutup demi mengubah penampilan ponsel secara instan. Penutup yang dapat ditukar ini dirancang untuk mendukung kolaborasi dengan berbagai IP populer.

Dalam ringkasan Mureks, pembatalan Meizu 22 Air menjadi pengingat akan tantangan yang dihadapi produsen teknologi di tengah ketidakpastian pasar komponen. Namun, Meizu tidak berhenti berinovasi. Perusahaan memperkenalkan Meizu 22 Next AI Cube, sebuah terminal AI 5G mandiri yang menjalankan AIOS, menandai arah baru perusahaan dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan.

Mureks