Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menegaskan timnya sepenuhnya fokus menghadapi Persijap Jepara pada Sabtu (3/1/2026). Souza belum mau memikirkan laga tandang kontra Persib Bandung yang akan digelar pada 11 Januari mendatang.
Keputusan ini diambil mengingat pentingnya kemenangan atas Persijap untuk mempertahankan posisi Macan Kemayoran di jalur perebutan gelar juara Liga 1. Persija juga berambisi menyapu bersih sisa laga kandang mereka, yang akan ditutup dengan pertandingan melawan Laskar Kalinyamat.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Kami belum fokus untuk pertandingan Persib Bandung. Fokus kami adalah besok, fokus tim untuk besok,” ujar Souza dalam sesi jumpa pers jelang laga, Jumat (2/1/2026).
Souza Minta The Jakmania Bersabar
Souza menyadari betul bahwa duel klasik sarat gengsi melawan Persib Bandung sangat dinanti-nantikan oleh para penggemar setia Persija, The Jakmania. Namun, juru taktik asal Brasil itu meminta para suporter untuk bersabar dan tetap menjaga fokus pada setiap pertandingan yang dihadapi.
“Jadi yang eksternal, jadi siapa yang ada di luar, wartawan, suporter, mungkin sudah tidak sabar lagi untuk nonton saksikan Persib Bandung lawan Persija tahun ini,” ucap Souza, sebagaimana pantauan Mureks.
Waktu Pemulihan Tim yang Singkat
Meski Persija diunggulkan dalam laga kontra Persijap, Souza meyakini bahwa meraih kemenangan tidak akan mudah. Salah satu alasannya adalah waktu pemulihan yang singkat bagi Witan Sulaeman dan rekan-rekan setim, setelah mereka baru saja menghadapi Bhayangkara FC pada 29 Desember 2025.
“Kita tidak banyak waktu untuk persiapan. Kita main hari senin, lalu Sabtu tanding lagi sore. Jadi waktu untuk istirahat tidak terlalu lama,” jelas Souza.
Peringatan Souza untuk Skuad Macan Kemayoran
Persija diunggulkan bukan hanya karena bermain di hadapan pendukung sendiri, tetapi juga karena performa mereka yang jauh di atas Persijap. Laskar Kalinyamat saat ini sedang terseok-seok di zona degradasi, belum meraih kemenangan dalam 10 laga terakhir dengan sembilan kekalahan dan sekali imbang.
Namun, Souza tidak ingin anak asuhnya meremehkan Persijap. Ia mengingatkan bahwa Persija pernah takluk dari Semen Padang, tim yang juga berstatus penghuni papan bawah klasemen. Menurut Mureks, kewaspadaan ini penting untuk menghindari kejutan.
“Makanya saya bicara setiap laga itu cerita baru. Jadi satu tim yang kita main waktu itu kita ada di zona bawah. Saya udah bicara berapa kali bahwa liga ini tidak mudah. Jadi apapun di mana posisi klasemen tim kita harus respek sama lawan,” tegas Souza.






