Olahraga

Masa Depan Marcus Rashford di Barcelona Menggantung, Dua Area Kunci Perlu Ditingkatkan

Barcelona dikabarkan masih belum sepenuhnya yakin untuk mempermanenkan status winger Manchester United, Marcus Rashford. Meskipun telah menunjukkan performa impresif selama enam bulan masa pinjamannya, penyerang asal Inggris ini dinilai perlu meningkatkan kemampuannya di dua area kunci agar dapat meyakinkan tim asuhan Hansi Flick.

Rashford tiba di Camp Nou dengan status pinjaman pada awal musim ini setelah sebelumnya dimasukkan ke dalam ‘bomb squad’ oleh Ruben Amorim di Manchester United, menyusul kepulangannya dari masa pinjaman di Aston Villa. Ia bahkan dilarang berlatih dengan tim utama United, sebelum akhirnya Flick dan manajemen Barcelona memutuskan untuk merekrutnya guna menambah kedalaman lini serang.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Sejak bergabung, Rashford telah mencetak tujuh gol dan menyumbangkan delapan assist untuk Barcelona. Penampilannya yang mengesankan ini membuatnya menjadi salah satu dari tiga pemain yang masa depannya di Camp Nou masih belum pasti menjelang paruh kedua musim.

Pelatih Hansi Flick pada Desember lalu sempat memuji profesionalisme Rashford. “Yang bisa saya katakan, dia adalah pemain yang benar-benar profesional. Sikap dan mentalitasnya luar biasa,” ujar Flick. Ia menambahkan, “Awalnya, dia harus sedikit beradaptasi, tetapi sekarang dia berada di level terbaiknya. Saya berbicara dengan para pemain ketika mereka tidak bermain, menjelaskan alasannya, dan apa yang dia katakan kepada saya pada hari terakhir adalah, ‘Bos, Anda tidak perlu memberi tahu saya ini, ini tentang tim. Kita harus memenangkan tiga poin, tidak ada yang lain yang penting’. Itu adalah sikap yang tepat. Mentalitas yang dimilikinya fantastis dan saya sangat senang dia ada di sini.”

Meskipun Raphinha telah pulih dari cedera dan mengancam posisinya di starting XI, Rashford terbukti menjadi pemain pengganti yang efektif. Ia juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Barcelona di Liga Champions. Namun, terlepas dari semua kemajuan yang telah dibuatnya kurang dari setahun setelah ‘diusir’ dari Old Trafford, tidak ada jaminan bahwa Barca akan berusaha untuk mempermanenkannya.

Aspek Defensif dan Pressing Jadi Sorotan

Menurut laporan Mundo Deportivo, Marcus Rashford, Robert Lewandowski, dan Andreas Christensen semuanya bermain untuk masa depan mereka di Barcelona karena kontrak pinjaman atau masa bakti mereka akan berakhir pada Juni mendatang. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Rashford telah ‘merespons dengan baik’ di paruh pertama musim.

Namun, staf pelatih Barcelona, menurut pantauan Mureks, percaya bahwa Rashford masih perlu meningkatkan kemampuan defensif dan pressing-nya. Secara keseluruhan, klub puas dengan Rashford, dan jika ia terus mempertahankan performa saat ini, mereka akan mempertimbangkan untuk menebusnya.

Kesepakatan pinjaman Rashford mencakup klausul pembelian senilai €30 juta. Angka ini jauh di bawah nilai pasar untuk pemain dengan rekam jejak dan reputasinya. Namun, Barcelona masih terbebani oleh masalah utang yang besar. Tim redaksi Mureks mencatat bahwa klub diyakini akan mencoba bernegosiasi dengan Manchester United untuk merekrutnya dengan biaya yang lebih rendah.

Rashford sendiri masih terikat kontrak dengan Manchester United hingga 2028 dan menerima gaji besar yang dilaporkan sebesar £300 ribu per minggu, yang seluruhnya ditanggung oleh Barcelona selama masa pinjamannya.

Rashford Nikmati Kehidupan di Spanyol

Rashford menikmati liburan Natal untuk pertama kalinya dalam kariernya, mengingat La Liga menghentikan pertandingan sebelum Natal, berbeda dengan jadwal Liga Primer yang semakin padat. Ia mengaku menikmati kehidupan di Spanyol dan tidak merasa terbebani.

“Saya tidak melihat apa pun di sini sebagai tekanan. Saya di sini hanya untuk bermain sepakbola. Ini luar biasa. Saya merasa diterima, saya merasa seperti di rumah. Saya hanya menikmati setiap langkahnya. Ini berbeda, tetapi ini merupakan pengalaman belajar yang hebat bagi saya,” kata Rashford kepada BBC Sport bulan lalu.

Ia melanjutkan, “Dan bahkan hal-hal kecil, saya belum sepenuhnya menguasainya, tetapi mempelajari bahasa dan hal-hal seperti itu, mempelajari budaya, semuanya menyenangkan bagi saya. Ini adalah gaya sepakbola yang baru. Seperti banyak orang di dunia, saya selalu mengagumi sepak bola Spanyol. Bermain untuk klub terbesar di Spanyol adalah suatu kehormatan besar. Saya berharap dapat memainkan lebih banyak pertandingan di sini, melakukan yang terbaik, dan mencoba membantu tim untuk menang.”

Barcelona dijadwalkan akan kembali beraksi menghadapi Espanyol dalam lanjutan La Liga yang bertajuk Derby Catalan, Minggu (4/1) dini hari WIB.

Mureks