Olahraga

Manchester United Akhiri Kerja Sama dengan Ruben Amorim, Darren Fletcher Ambil Alih Sementara

Manchester United resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026). Keputusan ini diambil setelah rentetan hasil buruk yang terus berlanjut di kompetisi domestik maupun Eropa, menutup masa 14 bulan Amorim di Old Trafford yang diwarnai ekspektasi tinggi namun berujung kekecewaan.

Dikutip dari laman resmi klub, manajemen Manchester United menyampaikan, “Manchester United berterima kasih kepada kontribusi Amorim selama menangani The Red Devils dan mendoakan yang terbaik di masa mendatang.” Pemecatan ini menjadi sorotan setelah tim tidak menunjukkan kemajuan signifikan.

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Evaluasi Kinerja dan Alasan Pemecatan

Manajemen klub menilai, performa tim tidak menunjukkan kemajuan berarti meskipun Amorim telah diberi keleluasaan penuh dalam membangun skuat dan menerapkan sistem tiga bek yang menjadi ciri khasnya sejak menangani Sporting CP. Alih-alih stabil, United justru kerap tampil inkonsisten dan kehilangan identitas permainan.

Sepanjang musim 2024–2026, Manchester United gagal bersaing di papan atas Liga Primer dan tersingkir lebih awal di beberapa ajang piala. Lini pertahanan yang rapuh, produktivitas gol yang tidak konsisten, serta kesulitan menghadapi tim-tim papan tengah menjadi catatan berulang. Kondisi ini memperkuat anggapan bahwa “kutukan kursi panas Old Trafford” kembali memakan korban. Menurut Mureks, Amorim, yang sebelumnya dipuji sebagai pelatih revolusioner di Portugal, tidak mampu menerjemahkan kesuksesan tersebut ke dalam konteks Liga Inggris yang lebih keras dan kompetitif.

Darren Fletcher Ditunjuk sebagai Pelatih Interim

Seiring pemecatan Amorim, Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Penunjukan ini bersifat sementara sambil klub mencari manajer permanen untuk jangka panjang.

Fletcher bukan sosok asing bagi Old Trafford. Mantan gelandang timnas Skotlandia itu merupakan legenda klub dan telah lama berada dalam struktur kepelatihan akademi Manchester United. Ia dikenal memiliki kedekatan dengan filosofi klub serta pemahaman mendalam terhadap budaya internal tim.

Rekam Jejak Impresif Fletcher di Level Akademi

Keputusan menunjuk Fletcher tidak lepas dari rekam jejak impresifnya bersama tim U-18 Manchester United. Di bawah arahannya, tim muda United tampil dominan di kompetisi usia muda Inggris, mencatatkan produktivitas gol tinggi dan pertahanan solid.

Pendekatan Fletcher yang menekankan intensitas, disiplin taktik, dan keberanian bermain menyerang dinilai berhasil membentuk generasi muda United menjadi salah satu yang paling ditakuti di level junior. Tim redaksi Mureks mencatat bahwa catatan statistik tersebut menjadi salah satu dasar kepercayaan manajemen memberinya tanggung jawab di tim utama.

Fokus Jangka Pendek Menjelang Laga Burnley

Tugas pertama Fletcher adalah memimpin Manchester United dalam laga terdekat melawan Burnley. Dalam jangka pendek, ia diharapkan mampu menstabilkan ruang ganti dan mengembalikan kepercayaan diri para pemain setelah periode sulit di bawah Amorim.

Sambil menjalani masa transisi ini, manajemen United terus mematangkan langkah strategis untuk menentukan arah klub selanjutnya, termasuk kriteria pelatih permanen yang dianggap mampu membawa Setan Merah keluar dari siklus kegagalan yang terus berulang pasca-era Sir Alex Ferguson.

Mureks