Liverpool gagal memaksimalkan dominasi penguasaan bola saat bertandang ke markas Arsenal dalam laga pekan ke-21 Premier League 2025/26. Pertandingan yang digelar di Emirates Stadium pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB tersebut berakhir imbang tanpa gol, 0-0.
Hasil seri ini membuat The Reds mencatatkan diri sebagai tim kedua yang berhasil membawa pulang poin dari kandang The Gunners musim ini. Sebelumnya, hanya Manchester City yang mampu meraih hasil serupa di Emirates Stadium, sementara tim-tim lain selalu pulang dengan kekalahan.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Sulit Ciptakan Peluang Meski Unggul Penguasaan Bola
Sepanjang 90 menit, Liverpool memang lebih banyak menguasai bola dengan persentase 53 persen, sedikit unggul dari Arsenal yang mencatatkan 47 persen. Namun, keunggulan ini tidak mampu diterjemahkan menjadi peluang berbahaya.
Dari total tujuh tembakan yang dilepaskan oleh skuad asuhan Arne Slot, tidak ada satu pun yang tepat sasaran. Berbeda dengan Arsenal yang, menurut pantauan Mureks, berhasil menorehkan empat tembakan mengarah ke gawang, meski juga gagal membuahkan gol.
Arne Slot Akui Timnya Kesulitan Bongkar Pertahanan Lawan
Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui bahwa hasil imbang ini disebabkan oleh kurangnya efektivitas timnya dalam membongkar pertahanan rapat Arsenal yang cenderung bermain menunggu. Ia menyoroti pola kesulitan yang sama terulang kembali.
“Saya sudah mengatakan, melawan gaya bermain tertentu, Liverpool adalah tim yang sangat bagus, dan melawan gaya bermain tertentu kami kesulitan. Ini terjadi lagi dalam laga lawan Arsenal kali ini,” ujar Slot, seperti dikutip dari BBC.
Slot menyadari bahwa timnya perlu melakukan perbaikan signifikan untuk mengatasi lawan dengan gaya bermain defensif yang solid, demi meraih hasil maksimal di pertandingan-pertandingan selanjutnya.






