Olahraga

Lima Pemain Domestik Paling Bersinar Sepanjang 2025: Ezra Walian hingga Thom Haye Jadi Sorotan

Perjalanan pesepak bola Indonesia di kancah domestik sepanjang tahun 2025 menunjukkan performa yang merata dan penuh kejutan. Sejumlah nama berhasil mencuri perhatian berkat kontribusi signifikan mereka di lapangan hijau. Mureks mencatat bahwa status pemain paling mentereng ini didasarkan pada kiprah mereka dalam kompetisi Super League 2025/2026 dan Liga 1 2024/2025.

Penilaian ini secara khusus berfokus pada statistik dan dampak langsung di liga-liga utama Indonesia, sehingga pemain yang berkarier di luar negeri tidak termasuk dalam daftar. Berikut adalah lima pemain yang tampil paling bersinar sepanjang 2025:

Simak artikel informatif lainnya hanya di mureks.co.id.

1. Ezra Walian: Kebangkitan Sang Jenderal Lapangan Tengah

Sempat mengalami masa sulit pada paruh kedua musim 2024/2025, Ezra Walian menunjukkan “reinkarnasi” performa yang luar biasa di musim 2025/2026. Ia kini tercatat sebagai pemain Indonesia dengan assist terbanyak di kompetisi domestik.

Meski bermain di posisi sayap kiri, yang bukan merupakan posisi utamanya, Ezra justru menemukan sentuhan terbaiknya. Tak heran, ban kapten Persik Kediri kini melingkar di lengannya, menandakan peran vitalnya bagi tim.

2. Nadeo Argawinata: Benteng Kokoh Borneo FC

Kiprah gemilang Borneo FC dalam dua musim terakhir tak lepas dari aksi-aksi heroik Nadeo Argawinata di bawah mistar gawang. Pada musim ini, Nadeo mencatatkan menit bermain paling tinggi di antara seluruh pemain Indonesia di Super League.

Ia tampil dalam 14 pertandingan, hanya absen sekali, dengan total menit bermain mencapai 1.260. Angka ini menegaskan konsistensi dan keandalan Nadeo sebagai salah satu kiper terbaik di liga.

3. Arkhan Fikri: Bintang Muda dengan Pengaruh Besar

Di usianya yang baru menginjak 21 tahun, Arkhan Fikri telah menunjukkan pengaruh yang sangat besar bagi Arema FC. Prestasinya ini membuatnya masuk dalam daftar pemain Indonesia U-23 paling menonjol sepanjang 2025, kecuali dalam ajang SEA Games 2025.

Arkhan juga mencetak rekor sebagai pemain termuda yang mampu mencapai 50 pertandingan di kasta tertinggi, yakni pada usia 19 tahun, di mana ia sudah rutin menjadi starter di Super League.

4. Yakob Sayuri: Pengecualian di Lini Serang

Lini depan klub-klub Super League saat ini didominasi oleh pemain asing, membuat sangat sulit menemukan striker Indonesia yang mampu bersaing di daftar top skor pada tahun 2025. Namun, Yakob Sayuri menjadi pengecualian yang menarik.

Meski berposisi asli sebagai sayap, Yakob berhasil melesakkan empat gol untuk Malut United pada musim ini, membuktikan ketajamannya di tengah dominasi penyerang impor.

5. Thom Haye: Dampak Instan dan Nilai Pasar Tertinggi

Didatangkan pada pertengahan tahun ini, Thom Haye langsung memberikan dampak positif yang signifikan bagi Persib Bandung. Umpan-umpan akuratnya berhasil memanjakan lini depan Maung Bandung, menciptakan banyak peluang gol.

Berkat performa impresifnya, harga pasar Thom Haye kini menjadi yang tertinggi dibandingkan pemain Indonesia lainnya di Super League. Nilai pasarnya bahkan melampaui dua pemain Persija, Rizky Ridho dan Jordi Amat, menurut pantauan Mureks.

Mureks