Olahraga

Liam Rosenior: “Sangat Terhormat Latih Chelsea,” Debut Hadapi Charlton di Piala FA

Spekulasi mengenai kursi pelatih kepala Chelsea akhirnya terjawab. Klub raksasa Liga Primer Inggris tersebut secara resmi menunjuk Liam Rosenior sebagai nakhoda baru pada Selasa (6/1). Pelatih asal Inggris berusia 41 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi enam setengah tahun, yang akan mengikatnya di Stamford Bridge hingga 2032.

Meski telah resmi ditunjuk, Rosenior belum akan memimpin The Blues dalam lanjutan Liga Primer melawan Fulham pada Kamis (8/1) dini hari. Debutnya mendampingi tim dari pinggir lapangan dijadwalkan pada pertandingan putaran ketiga Piala FA akhir pekan ini, saat Chelsea menghadapi klub Championship, Charlton.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Pengumuman penunjukan Rosenior datang hanya beberapa jam setelah ia mengonfirmasi kepindahannya dari Strasbourg, klub Ligue 1 Prancis yang sebelumnya ia tangani. Dalam konferensi pers di Strasbourg, Rosenior mengungkapkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan Chelsea.

“Saya sangat rendah hati dan merasa terhormat dipercaya menjadi pelatih kepala Chelsea Football Club,” ujar Rosenior dalam pernyataan resmi klub. Ia melanjutkan, “Ini adalah klub dengan semangat yang unik dan sejarah besar dalam meraih trofi. Tugas saya adalah menjaga identitas itu dan membangun tim yang mencerminkan nilai-nilai tersebut di setiap pertandingan, sambil terus mengejar kemenangan.”

Penunjukan Rosenior menjadikannya pelatih permanen keempat Chelsea sejak klub diambil alih oleh konsorsium BlueCo pada tahun 2022, yang dipimpin oleh Todd Boehly dan Clearlake Capital. Mureks mencatat bahwa penunjukan ini juga mempertegas keterkaitan jaringan kepemilikan multi-klub BlueCo, mengingat Strasbourg merupakan bagian dari grup yang sama.

Dari sisi pengalaman, Rosenior terbilang minim untuk ukuran klub sebesar Chelsea. Ia baru tiga tahun menekuni karier sebagai manajer, dengan pengalaman bersama Hull City di Championship dan Strasbourg di Prancis. Ia juga belum pernah menangani klub Liga Primer sebagai pelatih kepala. Meskipun demikian, namanya mencuat sebagai kandidat terkuat sejak Enzo Maresca meninggalkan Stamford Bridge pekan lalu.

Mureks