Teknologi

LG Umumkan Jajaran Laptop Gram 2026: Kombinasi Bobot Ringan, Performa RTX, dan Fitur AI Canggih

Menjelang pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) 2026, LG Electronics secara resmi mengumumkan lini laptop terbarunya dari seri LG Gram 2026. Jajaran perangkat ini menonjolkan inovasi desain yang sangat ringan serta kemampuan pemrosesan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang canggih.

Salah satu model yang menjadi sorotan utama adalah LG Gram Pro AI 17 (17Z90UR). Laptop berukuran 17 inci ini diklaim sebagai yang paling ringan di dunia dengan kartu grafis diskrit (NVIDIA GeForce RTX 5050). Klaim ini, seperti dilaporkan Gizmochina, menunjukkan perpaduan antara bobot minimal dengan performa grafis dan AI modern yang tinggi.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Evolusi Desain Ringan dan Material Aerominum

Seri laptop Gram telah lama dikenal karena bobotnya yang sangat ringan dibandingkan kompetitor di kelasnya, sejak pertama kali diperkenalkan LG pada tahun 2014. Kini, seri Gram berkembang dengan fokus lebih pada daya tahan, konektivitas yang lebih baik, serta integrasi kemampuan AI untuk menunjang produktivitas dan kreativitas pengguna.

Keunggulan utama dari jajaran LG Gram 2026 terletak pada penggunaan material baru bernama Aerominum. Material ini merupakan paduan magnesium-aluminium yang dikembangkan dengan teknik terinspirasi dari industri dirgantara. Menurut Mureks, Aerominum tidak hanya berhasil mengurangi bobot perangkat secara signifikan, tetapi juga meningkatkan kekuatan struktur dan ketahanan terhadap goresan serta benturan ringan.

LG menegaskan bahwa material Aerominum membantu mengurangi bobot keseluruhan perangkat tanpa mengorbankan kekuatan, menjadikannya ideal bagi para profesional yang membutuhkan performa grafis tinggi dalam bentuk laptop yang mudah dibawa bepergian. Beberapa model bahkan telah lolos pengujian standar ketahanan militer, menunjukkan durabilitas yang impresif.

Integrasi Kecerdasan Buatan dan Fitur Canggih

Selain inovasi fisik, laptop Gram 2026 juga membawa peningkatan signifikan pada sisi kecerdasan buatan. Sebagian model dirancang sebagai Microsoft Copilot+ PC, yang menggabungkan pemrosesan AI langsung di perangkat (on-device) dan melalui layanan berbasis awan (cloud). Kombinasi pemrosesan dual AI ini bertujuan untuk memberikan dukungan lebih pada tugas produktivitas dan kreativitas sehari-hari, bahkan saat koneksi internet tidak tersedia.

LG juga menyematkan fitur LG gram chat yang berjalan di atas model bahasa kecil (sLLM) EXAONE 3.5. Fitur ini memungkinkan interaksi berbasis teks AI secara lokal, membantu pengguna dalam tugas produktivitas dan ide kreatif tanpa bergantung pada koneksi internet.

Model unggulan LG Gram Pro AI 17 (17Z90UR) hadir dengan layar beresolusi 2560 x 1600 piksel, namun tetap mempertahankan dimensi bodi yang mendekati ukuran laptop 16 inci pada umumnya. Seri Gram Pro AI lainnya juga mencakup Gram Pro 16 dengan panel OLED 2880 x 1800 piksel dan dukungan baterai besar 77 Wh, serta varian Gram AI dalam ukuran layar 14 inci dan 15 inci, serta versi Gram Book AI. Semua model ini dirancang untuk mengombinasikan performa tinggi, portabilitas, dan kemampuan AI canggih.

LG turut memperbarui fitur Gram Link, meningkatkan kemampuan konektivitas antara laptop Gram dengan perangkat lain seperti ponsel Android dan iOS, serta produk berbasis webOS seperti TV dan monitor LG. Pembaruan ini mempermudah proses berbagi berkas dan fitur screen mirroring, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna dalam ekosistem perangkat yang beragam.

Seluruh jajaran laptop LG Gram 2026 dijadwalkan untuk dipamerkan pada CES 2026, yang akan berlangsung dari tanggal 6 hingga 9 Januari 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat. LG berencana memperkenalkan teknologi dan fitur baru tersebut kepada khalayak global, dengan ketersediaan pasar yang diharapkan menyusul setelah pameran selesai. Peluncuran seri terbaru ini menegaskan komitmen LG untuk terus menghadirkan perangkat komputasi portabel yang kuat, ringan, dan relevan bagi kebutuhan profesional maupun kreator konten di era digital yang kian bergantung pada kecerdasan buatan dan kemampuan grafis tinggi.

Mureks