Las Vegas, Mureks – Lenovo kembali membuat gebrakan di pasar perangkat genggam gaming dengan mengumumkan kehadiran Legion Go 2 versi SteamOS. Perangkat ini dijadwalkan meluncur pada Juni 2026 dengan harga mulai $1.199, sebagaimana diumumkan perusahaan dalam ajang CES 2026 di Las Vegas, Kamis (08/01/2026).
Pengumuman ini menandai langkah kedua Lenovo dalam menghadirkan perangkat genggam berbasis SteamOS setelah sebelumnya merilis Legion Go S. Jika Legion Go S menjadi perangkat pertama selain Valve yang mengusung SteamOS, Legion Go 2 kini menjadi andalan terbaru dengan kontroler lepas pasang ala Nintendo Switch dan layar tercanggih di kelasnya.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Performa dan Jadwal Peluncuran
Spesifikasi Legion Go 2 versi SteamOS ini disebut identik dengan versi Windows yang telah diluncurkan pada akhir Oktober 2025. Namun, peluncuran versi SteamOS yang baru akan terjadi tujuh hingga delapan bulan setelah versi Windows, sebuah jeda yang lebih panjang dibandingkan Legion Go S yang hanya memiliki selisih tiga bulan.
Mureks mencatat bahwa jeda waktu ini berpotensi membuat Legion Go 2 versi SteamOS menghadapi persaingan ketat. Pada Juni 2026, pasar mungkin sudah diramaikan oleh perangkat genggam dengan chip Intel Panther Lake yang lebih bertenaga, bahkan chip Lunar Lake Intel saat ini sudah menunjukkan performa lebih baik di beberapa game dibandingkan AMD Z2 Extreme yang digunakan Legion Go 2.
Meskipun demikian, peralihan dari Windows ke SteamOS sendiri dapat memberikan peningkatan performa yang signifikan. Hal ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para gamer yang mencari pengalaman bermain yang lebih optimal.
Fitur Unggulan dan Desain Inovatif
Legion Go 2 tidak hanya mengandalkan chip AMD, tetapi juga menawarkan sejumlah fitur premium yang membedakannya. Hingga saat ini, perangkat ini menjadi satu-satunya handheld di pasaran yang dilengkapi layar OLED dengan variable-refresh-rate (VRR), menjanjikan visual game yang memukau. Selain itu, Legion Go 2 juga berfungsi ganda sebagai tablet, dilengkapi dengan kickstand terintegrasi yang kokoh serta kontroler nirkabel lepas pasang yang ergonomis untuk kenyamanan bermain.
Salah satu inovasi menarik adalah adanya mouse FPS yang terintegrasi pada salah satu kontroler, lengkap dengan puck yang dapat dipasang untuk meluncur mulus di permukaan meja. Sean Hollister, seorang editor senior dan anggota pendiri The Verge, sebelumnya menyebut Legion Go orisinal sebagai “the Swiss Army knife of handhelds” karena keserbagunaannya. Pengalaman serupa juga dirasakan pada Legion Go 2.
Hollister mengungkapkan, “I still find the newer Legion Go 2 a bit heavy and awkward with all the extra mouse buttons beneath my fingers as I grip, but there’s no denying its versatility.” Meskipun ada sedikit keluhan mengenai bobot dan tombol mouse tambahan, fleksibilitas perangkat ini tetap tak terbantahkan.
Bagi pengguna yang ingin mencoba pengalaman SteamOS lebih awal, sudah dimungkinkan untuk memuat Bazzite ke Legion Go 2. Menurut pantauan Mureks, semua fitur, termasuk kontroler lepas pasang dan pencahayaan RGB, berfungsi dengan baik.
Selain itu, Lenovo juga tengah mempersiapkan Legion Go 2 untuk pengalaman Xbox Full Screen Experience dari Microsoft untuk Windows 11. Fitur ini sudah dapat diinstal secara paksa, namun diharapkan akan tersedia secara resmi pada musim semi 2026.
Referensi penulisan: www.theverge.com






