Episode keenam serial ‘Spartacus: House of Ashur’ yang tayang pada 2 Januari 2026 mengejutkan banyak penonton dengan adegan kematian yang brutal dan tak terduga. Dalam adegan penutup, Opiter (Arlo Gibson), seorang bangsawan Roma yang memiliki hubungan romantis rahasia dengan Korris (Graham McTavish), tewas di tangan Brothers Ferox.
Kematian Opiter bukan satu-satunya tragedi. Seluruh anggota rumah tangganya, termasuk para pelayan, juga dibantai sebelum Opiter tiba di rumah. Kematiannya sendiri digambarkan secara samar melalui bayangan, menciptakan nuansa film horor yang mencekam.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Motif Balas Dendam dan Implikasinya
Pembantaian ini dilakukan sebagai bentuk balas dendam kepada Dominus Ashur (Nick E Tarabay) setelah ia mempermalukan Brothers Ferox di depan umum pada episode yang sama. Menyerang Korris, yang merupakan Doctore bagi Ashur, juga menjadi efek samping yang memuaskan bagi para pelaku.
Aktor Leigh Gill, pemeran Satyrus dari Brothers Ferox, memberikan pandangannya mengenai adegan krusial ini dan dampaknya terhadap alur cerita selanjutnya. Menurut Mureks, Gill menjelaskan bahwa episode ini menjadi titik balik penting bagi karakternya.
“It all builds up to that moment,” kata Gill. “Obviously, the Brothers Ferox are Gladiators, but you still start to see that we’re used for a bit more than that. They do a lot of evil deeds. But I think throughout that, and even outside of the arena, you see how we all work together and find our own ways of defeating opponents a lot bigger than us.”
Gill juga menyoroti ikatan persaudaraan yang kuat di antara Brothers Ferox sebagai motivasi utama mereka.
“I think that’s the thing throughout, is the brotherhood between them. They’re both very big episodes for us, six and seven. I think that’s the first time when you start to understand why Satyrus has been so nasty and loud and outspoken the whole time. He’s got the responsibility as the big brother to protect the other two. And I think the smallest dog always barks the loudest.”
Satyrus: Villain yang Disukai?
Kematian Opiter tentu akan memicu reaksi keras dari Korris dan Ashur, menjadikan Brothers Ferox sebagai target utama. Episode ketujuh ‘Spartacus: House of Ashur’ dipastikan akan menjadi kelanjutan yang tidak boleh dilewatkan.
Mengenai karakternya, Satyrus, Gill menambahkan bahwa emosi yang ditunjukkannya seringkali hanyalah sebuah pertunjukan untuk mempertahankan reputasi mereka.
“Satyrus suddenly realized a lot of his emotion was for show and to maintain the reputation that they had. So I think that’s what was keeping him alive,” ujar Gill.
Ia menggambarkan Satyrus sebagai penjahat yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri.
“He always finds his own way of doing things. I think he is a villain, but I think he’s quite a likable villain. It’s always quite comical. He’s like a Chihuahua fully convinced that whether his opponent is a Rottweiler or a Great Dane, the Chihuahua still thinks he can win.”
Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa langkah Satyrus selanjutnya mungkin tidak akan sesederhana yang dibayangkan, menjanjikan intrik yang lebih dalam di episode mendatang.






