Tren

Ledakan Tabung Gas 12 Kg di Grogol Petamburan: Ibu Terlempar dengan Luka Bakar 80 Persen

JAKARTA – Seorang ibu rumah tangga bernama Venny Hermawati (41) mengalami luka bakar serius hingga sekitar 80 persen setelah terlempar keluar rumah. Insiden tragis ini dipicu oleh ledakan yang berasal dari kebocoran tabung gas 12 kilogram di Jalan Jelambar III, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Rabu pagi, 7 Januari 2026.

Ketua RT 14 RW 07, Wenny Trisuarni, yang berada di lokasi kejadian, menjelaskan kronologi awal. “Dari saksi pertama yang lihat itu ada korban yang terlempar keluar dengan kondisi seluruh badan kena luka ledakan dan bau gas,” kata Wenny. Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari pihak keluarga, kondisi korban sangat parah. “Kalau kondisi terakhir, (informasi) dari keluarga (korban mengalami luka) sekitar 80 persen. Itu kondisinya, karena bajunya itu dudah sampai robek-robek,” ujarnya.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Warga segera memberikan pertolongan pertama dan melarikan korban ke rumah sakit. “Dibawa ke Rumah Sakit Royal Trauma. Itu dibawa sama warga pakai mobil,” terang Wenny. Menurut Wenny, tabung gas tersebut sebenarnya tidak meledak secara fisik, melainkan gas 12 kilogram yang bocor dan memenuhi ruangan rumah sejak malam hari.

“Sebenarnya tabungnya itu enggak meledak. Gasnya itu 12 kilo. Dari Damkar dugaannya karena bau gas yang menyengat banget. Gas itu sudah semalaman bocor, karena ruangan tertutup, tidak ada ventilasi,” jelas Wenny. Dugaan sementara, ledakan terjadi saat korban memulai aktivitas di pagi hari. “Namanya ibu-ibu, pasti mau menyiapkan makanan. Kemungkinan itu dia ada aktivitas, tapi ini baru dugaan karena korban juga lagi luka parah,” tambahnya.

Selain rumah korban, dua rumah lain di sekitar lokasi juga terdampak parah akibat ledakan tersebut. Bagian depan dan dalam rumah korban rusak berat, dengan puing-puing bangunan berserakan hingga ke jalan. Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Jelambar telah melakukan pembersihan material bangunan yang runtuh. Menurut Mureks, insiden kebocoran gas seringkali terjadi akibat kurangnya ventilasi dan pemeriksaan rutin pada instalasi gas rumah tangga.

Balita Terjatuh dari Lantai Dua Akibat Ditinggal Orang Tua

Pada hari yang sama, insiden lain yang memprihatinkan terjadi di Jalan Swadaya IV, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Seorang balita berinisial AC (3) terjatuh dari lantai dua rumahnya saat orang tuanya tidak berada di rumah.

Ketua RT 08/RW 06 Rawa Bunga, Firmansyah (50), menjelaskan bahwa ibu balita tersebut sedang menjemput kakaknya di SD Rawa Bunga. “Ibunya lagi jemput sekolah kakaknya di SD Rawa Bunga. Jadi tidak berada di rumah, lalu anak itu naik ke atas, lalu kepeleset jatuh,” kata Firmansyah. Warga yang panik segera berteriak dan memanggilnya. “Kronologinya anak itu naik ke atas, lalu kepeleset jatuh. Warga teriak memanggil saya, ‘Pak RT ada yang jatuh’. Saya langsung ke lokasi dan membawa anak itu ke klinik untuk pertolongan pertama,” ujarnya.

Karena khawatir dengan kondisi anak-anak lain di dalam rumah, warga sempat membuka jendela yang tidak terkunci. “Warga buka pintu, terus jendela karena cemas. Tujuannya memastikan anak-anak aman, terus ada anaknya yang paling kecil GKI (2),” jelas Firmansyah. Balita AC dilaporkan mengalami luka dan harus mendapat beberapa jahitan di bagian dagu.

Firmansyah juga menyoroti kebiasaan orang tua balita tersebut yang kurang berbaur dengan tetangga dan sering meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan. “Kadang-kadang tidak ada basa-basi sama tetangga. Kan kita di sini warga banyak. Tidak pernah gaul, sama warga maksudnya cuek saja. Jadi memang suka meninggalkan (anak),” ungkapnya. Kebiasaan ini, menurut warga, bukan yang pertama kali terjadi. “Kalau kerja juga sering ditinggal. Dan memang orang tuanya jarang komunikasi sama tetangga,” tambahnya.

Dari informasi warga, balita AC terkadang diasuh oleh kakaknya yang lebih besar, PI (8), termasuk dalam hal memberi makan. “Yang paling gede anaknya suka menyuapi adiknya. Jadi dititip ke kakaknya,” ujar Firmansyah. Peristiwa ini memicu keprihatinan warga, dan Firmansyah berharap orang tua lebih berhati-hati meninggalkan anak, terutama balita. “Apalagi rumah bertingkat, risikonya besar. Anak kecil jangan ditinggal sendirian,” tegasnya.

Sebelumnya, video insiden ini viral diunggah oleh akun Instagram @info.jakartatimurr. Video tersebut memperlihatkan sejumlah warga berupaya membuka jendela rumah karena melihat dua balita berada di dalam rumah yang terkunci tanpa pengawasan orang dewasa. Salah satu anak sempat melompat-lompat sebelum terjatuh dan mengalami luka.

Mureks