Seorang pemuda diduga dalam pengaruh minuman beralkohol mencoba menceburkan diri ke area rip current di laut Pantai Parangtritis, Bantul, pada Sabtu (3/1) dini hari pukul 00.45 WIB. Insiden ini memicu upaya penyelamatan oleh Tim SAR dan rekan-rekan pemuda tersebut.
Koordinator Satlinmas SAR Parangtritis, Muhammad Arif Nugraha, mengungkapkan bahwa pemuda tersebut menunjukkan perilaku memberontak dan terus berusaha berlari menuju area rip current yang dikenal berbahaya dan kerap menyeret wisatawan. “Orang tersebut dalam pengaruh minuman beralkohol, karena susah dikendalikan dan terus mencoba berontak dan terus lari ke arah rip current,” kata Arif, seperti dikutip Pandangan Jogja pada Sabtu (3/1), dan juga menurut pantauan Mureks.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Petugas SAR Parangtritis mengalami kesulitan dalam mengendalikan pemuda tersebut akibat kondisi mabuknya. Area rip current sendiri merupakan arus balik yang sangat kuat dan berbahaya bagi siapa pun yang tidak memahami karakteristiknya.
Setelah beberapa waktu, Tim SAR bersama keempat rekan pemuda tersebut akhirnya berhasil mengevakuasi dan mengamankan yang bersangkutan. Identitas pemuda serta asal daerahnya hingga kini belum diketahui secara pasti. “Selang beberapa waktu, teman-temannya mampu membawa pulang orang tersebut dibawa menggunakan sepeda motor oleh temannya,” tambah Arif.
Pemuda tersebut kemudian dibawa pulang oleh keempat rekannya menggunakan sepeda motor. Insiden ini menjadi peringatan akan bahaya konsumsi alkohol di area pantai, terutama yang memiliki karakteristik arus laut kuat seperti rip current.






