Teknologi

Kia Resmi Perkenalkan EV2, Mobil Listrik Paling Kompak dan Terjangkau untuk Pasar Eropa

Pabrikan otomotif Korea Selatan, Kia, secara resmi memperkenalkan EV2, sebuah mobil listrik (EV) berukuran kompak dengan harga terjangkau yang dirancang khusus untuk pasar Eropa. Debut global EV2 dilakukan di ajang Brussels Auto Show pada Jumat, 9 Januari 2026, di mana eksekutif perusahaan menyoroti posisinya sebagai EV paling ringkas dari jajaran produk mereka.

Meskipun menawarkan spesifikasi menarik, Kia EV2 tidak direncanakan untuk dipasarkan di Amerika Serikat dalam waktu dekat. Hal ini menjadi sorotan mengingat pasar Eropa kini memiliki banyak pilihan EV terjangkau, yang berpotensi mempersulit strategi Kia untuk EV2.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

EV2 akan hadir dalam dua varian utama. Varian Standard-range dibekali baterai 42,2 kWh yang mampu menempuh jarak 317 km (197 mil) berdasarkan siklus WLTP. Sementara itu, varian Long-range menggunakan baterai 61 kWh dengan jangkauan lebih dari 440 km (273 mil).

Untuk performa, EV2 Standard-range dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 8,7 detik. Sedangkan varian Long-range sedikit lebih lambat, mencapai 9,5 detik untuk akselerasi yang sama.

Dari segi desain, EV2 menampilkan profil kotak yang tajam dengan permukaan ramping, proporsi tegak, serta lampu LED siang hari khas di bagian depan dan belakang, mencerminkan arah desain Kia saat ini. Mobil ini akan diposisikan di bawah EV3 dan EV4, di mana EV4 dijadwalkan untuk diproduksi lebih dulu. Seperti EV3, EV2 dibangun di atas platform Hyundai Electric Global Modular Platform (E-GMP) versi skala kecil untuk menekan biaya produksi.

Penggunaan arsitektur 400 volt, alih-alih 800 volt, memungkinkan pengisian cepat. Kia mengklaim kedua versi EV2 dapat mengisi daya dari 10-80 persen dalam 30 menit. Waktu ini sedikit lebih lambat dibandingkan EV6 dan EV9 yang hanya membutuhkan 20-25 menit.

Sebagai fitur perdana untuk Kia, EV2 akan mendukung pengisian AC 11kW dan 22kW, sebuah adaptasi terhadap bentuk pengisian daya yang dominan di Eropa. Mobil ini juga mendukung pengisian dua arah (bidirectional charging), termasuk vehicle-to-load (V2L) dan vehicle-to-grid (V2G).

Meskipun berukuran kecil dan terjangkau, EV2 tidak kekurangan fitur canggih. Kia melengkapi model barunya dengan berbagai fitur ADAS (Advanced Driver-Assistance Systems), seperti adaptive cruise control dan automatic emergency braking. Fitur remote smart parking juga tersedia, memungkinkan pemilik memarkir kendaraan dari luar menggunakan kunci fob.

Produksi model Standard-range akan dimulai di pabrik Kia di Slovakia pada Februari 2026, diikuti oleh versi Long-range dan trim GT pada Juni 2026. Dengan perkiraan harga sekitar 20.000 dolar AS (sekitar Rp 310 juta dengan kurs saat ini), EV2 berpotensi menarik minat. Namun, catatan Mureks menunjukkan, kecenderungan konsumen mobil di Amerika yang kurang menyukai mobil kecil membuat EV2 kemungkinan besar tidak akan dijual di sana.

Mureks