Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, menegaskan bahwa Tim Nasional Indonesia kini memulai lembaran baru bersama pelatih anyar, John Herdman. Kedatangan Herdman yang dijadwalkan pada 11 Januari 2026 ini menandai awal dari sebuah proses adaptasi yang membutuhkan waktu dan kesabaran dari berbagai pihak.
“Soal (John) Herdman cocok atau tidak untuk Timnas, dibutuhkan waktu untuk melihat apakah dia sesuai dengan apa yg diharapkan oleh PSSI atau juga masyarakat sepakbola Indonesia,” ujar Kesit kepada IDN Times, menyoroti pentingnya periode penyesuaian.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Rekam Jejak Menjanjikan John Herdman
Meskipun proses adaptasi akan memakan waktu, Kesit Budi Handoyo menilai rekam jejak Herdman memberikan indikasi kuat mengenai kualitas kepelatihannya. Pelatih asal Kanada ini memiliki catatan gemilang bersama tim nasional putra dan putri Kanada.
“Keberhasilan membawa Timnas putri Kanada menembus tiga besar Olimpiade dua kali beruntun (2012 dan 2016), serta meloloskan Timnas putra ke Piala Dunia 2022, menunjukkan dia pelatih yg sukses,” jelas Kesit. Prestasi ini menjadi modal berharga bagi Herdman dalam menukangi Skuad Garuda.
Tantangan Kesabaran PSSI dan Suporter
Di balik harapan besar yang diemban Herdman, Kesit Budi Handoyo juga menyoroti tantangan besar yang ada pada PSSI dan para penggemar Timnas Indonesia. Ekspektasi yang tinggi dari masyarakat terhadap Timnas menjadi ujian tersendiri bagi kesabaran semua pihak.
“Sabarkah PSSI dan juga masyarakat menunggu proses seperti yang dijalankan Herdman bersama Kanada? Mengingat ekspektasi sudah terlanjur tinggi yang dimiliki masyarakat Indonesia terhadap Timnas,” kata Kesit. Mureks mencatat bahwa kesabaran akan menjadi kunci utama dalam mendukung visi jangka panjang Herdman.
Kedatangan dan Durasi Kontrak
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengonfirmasi bahwa John Herdman telah dikontrak sebagai pelatih Timnas Indonesia dengan durasi dua tahun, efektif mulai tahun 2026 ini.
“Kontraknya dua tahun,” ujar Sumardji kepada awak media. Herdman dijadwalkan tiba di Indonesia pada 11 Januari 2026, atau paling lambat 12 Januari. Target utama yang diemban Herdman adalah membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.






