Tren

Kemenkeu: Realisasi Anggaran Program Sekolah Rakyat Capai Rp6,6 Triliun pada 2025

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi anggaran untuk program Sekolah Rakyat (SR) telah mencapai Rp6,6 triliun hingga akhir tahun anggaran 31 Desember 2025. Capaian ini merepresentasikan 85% dari total pagu yang dialokasikan sebesar Rp8,2 triliun, yang bertujuan memperkuat akses pendidikan bagi kelompok masyarakat rentan.

Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, menjelaskan bahwa penyerapan anggaran tersebut mayoritas dialokasikan untuk sektor infrastruktur pendidikan. “Per 31 Desember 2025, realisasi program Sekolah Rakyat sebesar Rp6,6 triliun atau 85% dari pagu,” jelas Thomas dalam Konferensi Pers APBN Kita pada Kamis (8/1/2026).

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Secara rinci, sebesar Rp5,4 triliun direalisasikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk renovasi berbagai sentra pendidikan. Sementara itu, sisa anggaran sebesar Rp1,1 triliun dilaksanakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk proses penyelenggaraan pendidikan di 166 unit Sekolah Rakyat.

Program ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Intervensi anggaran ini secara demografis menyasar 15.895 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dalam kategori desil 1 dan desil 2. Langkah ini diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di lapisan masyarakat paling bawah.

Thomas Djiwandono menambahkan, “Operasional Sekolah Rakyat melibatkan 6.849 guru atau tenaga kependdikan, dengan mengoperasionalisasikan 166 Sekolah Rakyat dari tingkat SD-SMA.”

Menatap tahun berikutnya, catatan Mureks menunjukkan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyiapkan alokasi anggaran pembangunan proyek strategis Sekolah Rakyat (SR) pada 2026 sebesar Rp20 triliun. Direktur Jenderal (Dirjen) Prasana Strategis Kementerian PU, Bisma Staniarto, menjelaskan bahwa anggaran Rp20 triliun tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan pembangunan 100 unit Sekolah Rakyat yang terkontrak tahun jamak (Multiyears Contract/MYC) 2025-2026.

Selain itu, sebanyak 100 unit Sekolah Rakyat lainnya merupakan proyek MYC baru untuk Tahun 2026-2027. “Untuk Sekolah Rakyat tahap 2 sebesar Rp20 triliun untuk mendukung pembangunan sebanyak 200 unit sekolah rakyat,” jelas Bisma dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI pada Kamis (11/9/2025).

Mureks