LONDON, INGGRIS – Piala FA musim 2026 langsung menyajikan kejutan besar di putaran awal. Juara bertahan Crystal Palace secara mengejutkan tumbang 1-2 dari klub kasta keenam, Macclesfield, dalam laga yang digelar di Moss Rose pada Minggu (11/1) dini hari WIB. Sementara itu, Chelsea mengawali era manajer baru Liam Rosenior dengan kemenangan telak 5-1 atas Charlton Athletic.
Kekalahan Palace ini menjadi catatan kelam bagi tim yang musim lalu menorehkan sejarah dengan menjuarai FA Cup untuk pertama kalinya, setelah menaklukkan Manchester City di Wembley pada Mei 2025. Kini, mereka justru tercatat sebagai korban kejutan terbesar sepanjang sejarah turnamen tertua di dunia tersebut.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Gol-gol dari kapten Macclesfield, Paul Dawson, dan Isaac Buckley-Ricketts, masing-masing tercipta sebelum dan sesudah turun minum, menghancurkan Palace yang tampil jauh dari kata meyakinkan. Macclesfield sendiri diasuh oleh John Rooney, adik dari mantan kapten timnas Inggris, Wayne Rooney.
“Saya tidak bisa mempercayainya. Kami tak pernah membayangkan akan berada di posisi ini,” ujar Rooney usai pertandingan. “Saya pikir ini mustahil, tapi selalu ada sedikit harapan bahwa apa pun bisa terjadi di hari pertandingan.”
Catatan Mureks menunjukkan, selisih 117 peringkat antara Palace, klub Liga Primer Inggris, dan Macclesfield dari National League North, menjadi jarak terbesar yang pernah dipatahkan oleh tim underdog dalam sejarah FA Cup.
Pelatih Palace, Oliver Glasner, meluapkan kemarahannya usai laga. Ia menyoroti absennya rasa “kebanggaan” serta buruknya organisasi pertahanan timnya, yang ia sebut seperti “komedi slapstick”. Kekalahan ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan Palace menjadi sembilan laga beruntun.
“Saya tidak punya penjelasan atas apa yang saya lihat hari ini,” kata pelatih asal Austria tersebut, yang belakangan juga dikaitkan dengan kursi manajer kosong di Manchester United.
Debut Manis Liam Rosenior Bersama Chelsea
Di The Valley, Liam Rosenior mencatat debut manis sebagai manajer Chelsea. Ia berhasil membawa The Blues meraih kemenangan meyakinkan 5-1 atas Charlton Athletic. Bek muda Jorrel Hato mencetak gol pertamanya untuk Chelsea menjelang turun minum, sebelum Tosin Adarabioyo menggandakan keunggulan tak lama setelah babak kedua dimulai.
Meskipun Charlton sempat memperkecil kedudukan lewat Miles Leaburn, Chelsea memastikan kemenangan besar berkat gol-gol tambahan dari Marc Guiu, Pedro Neto, dan Enzo Fernandez. Hasil ini membawa Chelsea menang meyakinkan atas Charlton yang kini terpuruk di peringkat ke-19 Championship.
Rosenior direkrut dari Strasbourg untuk menggantikan Enzo Maresca yang berpisah dengan Chelsea pekan lalu. Ia langsung mewujudkan ambisinya untuk “langsung tancap gas” dengan mengakhiri lima laga tanpa kemenangan Chelsea.
“Kualitas para pemain saya luar biasa,” kata Rosenior. “Mereka sangat terbuka dengan ide-ide kami dan saya berterima kasih untuk itu. Jika kami terus bekerja seperti ini, saya sangat antusias menyambut masa depan.”
Tottenham Hotspur Tersingkir, Tekanan untuk Thomas Frank Meningkat
Sementara itu, tekanan kian besar mengarah ke pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank, setelah timnya tersingkir usai kalah 1-2 dari Aston Villa. Spurs kini hanya meraih tiga kemenangan dari 14 laga terakhir dan kembali gagal mendekati trofi FA Cup yang terakhir mereka raih pada 1991.
Villa tampil dominan di babak pertama lewat gol Emi Buendia dan Morgan Rogers. Wilson Odobert sempat memperkecil ketertinggalan di awal babak kedua, namun Spurs gagal mencetak gol penyama kedudukan. Frank pun mendapat sorakan boo dari publik sendiri saat peluit akhir dibunyikan.






