Teknologi

JBL Gemparkan CES 2026 dengan Tiga Earbud Terbuka Baru, Soundgear Clips Jadi Andalan Utama

JBL menunjukkan komitmen penuhnya terhadap inovasi earbud terbuka dengan meluncurkan tiga model terbaru di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas. Langkah ini menandai upaya serius JBL untuk mendominasi pasar earbud terbuka yang tumbuh pesat, termasuk memperkenalkan JBL Soundgear Clips sebagai produk bergaya klip pertamanya.

Pantauan Mureks mencatat bahwa sepanjang tahun 2025, kategori earbud terbuka menjadi sektor dengan pertumbuhan tercepat dan paling kompetitif di industri audio. Meskipun JBL tidak menjadi yang pertama dalam mengadopsi desain ini – dengan Endurance Zone yang diluncurkan Juni 2025 dan Soundgear Sense pada 2023 – kini mereka berupaya mengejar ketertinggalan dengan deretan produk baru.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

JBL Sense Pro: Unggulan dengan Audio Resolusi Tinggi

Sebagai model paling premium dari trio earbud terbuka sejati, JBL Sense Pro dibanderol seharga $199.95. Earbud ini menawarkan fitur “Hi-Res Audio Wireless with Adaptive Bass Boost” dan konektivitas Bluetooth 6.0. Pengguna dapat menikmati total waktu putar hingga 38 jam (8 jam dari earbud, 30 jam dari casing), pengisian daya nirkabel, serta teknologi Personi-Fi 3.0 untuk profil suara personal dan Spatial Sound untuk audio 3D.

JBL Sense Pro dijadwalkan akan tersedia di pasaran mulai Maret 2026.

JBL Sense Lite: Pilihan Terjangkau dengan Ketahanan Air

Adik dari Sense Pro, JBL Sense Lite, hadir dengan harga lebih terjangkau, yakni $149.95. Model ini dilengkapi teknologi JBL Open Sound (tanpa Spatial Sound), ketahanan air dan debu IP54, serta Bluetooth 5.4. Daya tahan baterainya mencapai 32 jam total (8 jam earbud, 24 jam casing), menjadikannya pilihan yang sangat kompetitif di kategorinya.

Sama seperti Sense Pro, JBL Sense Lite juga akan mulai dipasarkan pada Maret 2026.

JBL Soundgear Clips: Desain Klip Inovatif

JBL Soundgear Clips, yang juga dibanderol $149.95, merupakan penawaran gaya klip pertama dari JBL. Earbud ini menggunakan teknologi konduksi udara JBL OpenSound dengan algoritma peningkatan bass yang disempurnakan dan fitur privasi mendengarkan. Tersedia dalam pilihan warna tembaga, biru, ungu, dan putih, menunjukkan fokus JBL pada estetika.

Fitur lainnya termasuk total waktu putar hingga 32 jam (8 jam earbud, 24 jam casing) dengan fitur Speed Charge (10 menit pengisian untuk 3 jam pemakaian), ketahanan air dan debu IP54, serta kontrol sentuh pada earbud yang dapat disesuaikan melalui aplikasi JBL Headphones.

JBL Endurance Peak 4: In-Ear Sport dengan ANC Adaptif

Sebagai penerus Endurance Peak 3 yang dirilis Februari 2023, JBL Endurance Peak 4 hadir sebagai opsi in-ear, bukan earbud terbuka sejati. Model ini dirancang untuk olahraga dengan pengait telinga ‘twist-to-lock’ yang aman. Ini adalah kali pertama JBL menyematkan teknologi ‘adaptive noise cancelling’ (ANC) pada seri Endurance yang spesifik untuk olahraga.

Fitur unggulan lainnya meliputi Pure Bass dengan Spatial Sound, koneksi Multipoint, Google Finder, Google Audio Switch, serta lubang lanyard pada casing untuk kemudahan membawa. Daya tahan baterai total mencapai 48 jam, menjadikannya pesaing kuat di kategori earbud terbaik.

Menurut Mureks, kehadiran fitur ini pada Endurance Peak 4 menunjukkan inovasi JBL dalam menghadirkan teknologi peredam bising pada desain in-ear sport. Meskipun ANC jarang ditemukan pada earbud terbuka – seperti yang pernah diuji pada Honor Earbuds Open – JBL tetap berani berinovasi.

Dengan deretan produk baru ini, JBL menegaskan posisinya sebagai pemain kunci yang siap bersaing ketat di pasar audio, khususnya di segmen earbud terbuka yang terus berkembang.

Mureks