Tim Voli Putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menyatakan kesiapan penuh untuk berlaga di Proliga 2026. Sebagai juara bertahan, JPE bertekad mempertahankan gelar pada musim ini, sebuah tantangan yang diakui lebih berat.
Kesiapan tim ini ditandai dengan perkenalan resmi skuad yang akan bertanding di Proliga 2026. Acara tersebut digelar di Gedung Oil Center, Jakarta, pada Senin (5/1). Perkenalan tim ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina Enduro untuk membawa semangat juara, sekaligus mengenalkan komposisi skuad terbaru kepada publik dengan tagline andalan “Juaranya Indonesia.”
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Chef de Mission JPE, Werry Prayogi, menegaskan bahwa mempertahankan gelar juara jauh lebih sulit dibandingkan saat mengejar gelar. “Mempertahankan lebih sulit. Itu yang membuat kami bersiap lebih cermat dan matang. Mulai dari persiapan pemain, manajemen, sarana prasarana, hingga dukungan finansial. Saya nyatakan tim kami sudah siap,” ujar Werry dalam konferensi pers.
Di sisi teknis, JPE kembali mempercayakan tim kepada pelatih asal Turki, Bulent Karslioglu. Pelatih yang sukses membawa gelar juara musim lalu ini menekankan pembentukan karakter, sistem permainan, dan kekuatan mental sebagai fondasi utama untuk menghadapi kompetisi yang ketat.
Untuk Proliga 2026, JPE mengandalkan kombinasi pemain senior dan junior. Tim ini diperkuat 19 pemain, terdiri dari 17 pemain lokal dan dua pemain asing. Menurut Mureks, seluruh pemain lokal direkrut dari berbagai klub nasional seperti TNI AL, Bank Jatim, Vita Solo, O2C, hingga Bharata Muda. Kapten tim, Tisya Amallya Putri, tetap dipercaya mengatur permainan dari posisi setter, didampingi sejumlah pemain muda di berbagai posisi.
Sektor serang JPE menjadi sorotan utama dengan kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi sebagai opposite hitter. Werry menyebut Megawati sebagai “anak yang hilang” yang kini pulang dan memperkuat tim. Kembalinya Megawati ke Proliga dinilai akan memberikan tambahan kualitas sekaligus pengalaman internasional bagi skuad yang dihuni perpaduan pemain senior dan junior.
Guna menambah kekuatan di lini serang, JPE juga mendatangkan dua pemain asing, Yana Shcherban dan Wilma Salas. Keduanya akan melengkapi posisi outside hitter, diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam upaya JPE mempertahankan gelar juara.






