Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan keyakinannya terhadap skuadnya untuk menghadapi jadwal pertandingan yang padat sepanjang Januari 2026. City dijadwalkan melakoni tujuh pertandingan dalam empat kompetisi berbeda bulan ini, termasuk laga krusial di Premier League, semifinal Piala Carabao, serta dua pertandingan terakhir fase liga Liga Champions.
Tantangan ini diperparah dengan daftar panjang pemain yang harus absen. Ruben Dias, Josko Gvardiol, John Stones, Oscar Bobb, dan Mateo Kovacic menepi karena cedera. Sementara itu, Rayan Ait-Nouri dan Omar Marmoush sedang membela negaranya di ajang Piala Afrika. Mureks mencatat bahwa situasi ini menuntut adaptasi strategi yang signifikan dari Guardiola.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Berbicara dalam konferensi pers jelang laga Premier League kontra Brighton pada Kamis (8/1) pukul 02.30 WIB di Stadion Etihad, Guardiola menegaskan bahwa para pemain yang tersisa siap menghadapi tantangan. “Kita harus melakukannya. Semangatnya ada. Saya tidak ragu kita memiliki hati yang baik. Saya tidak ragu akan hal itu,” ujar Guardiola, dikutip dari mcfc, Rabu (7/1).
Ia menambahkan, timnya menunjukkan performa luar biasa meski dalam kondisi kelelahan. “Mereka kelelahan dalam 10 atau 15 menit pertama melawan Chelsea tetapi kami tetap melakukan upaya luar biasa dan formasi luar biasa dalam menekan dan mereka hanya sekali melewati garis tengah lapangan di babak pertama,” jelasnya.
Guardiola juga menyoroti ketahanan timnya di tengah jadwal padat. “Jika Chelsea tidak bisa masuk ke kotak penalti kami satu atau dua kali ketika kami bermain 48 jam setelah pertandingan yang sangat berat, itu luar biasa. Setiap kali kami melakukan hal-hal baik. Kami memiliki bangku cadangan yang bagus untuk merotasi pemain, tetapi sekarang untuk waktu yang lama kami tidak dapat melakukan itu. Cedera telah terjadi. Kami harus tetap seperti ini,” imbuhnya.
Memasuki pertengahan musim, Manchester City berada dalam posisi yang menguntungkan di semua kompetisi. The Citizen menduduki peringkat kedua Premier League dan telah mengamankan kualifikasi otomatis ke babak 16 besar Liga Champions.
Guardiola menekankan pentingnya mentalitas dalam menghadapi kelelahan dan tidak ragu untuk mengandalkan pemain muda dari akademi. “Jika Anda lelah, itu ada di pikiran Anda. Jika Anda ada di sana, Anda bisa melakukannya. Kami juga memiliki akademi. Itulah mengapa mereka ada di sini,” katanya.
“Terkadang saya menyesal tidak memberi mereka lebih banyak menit bermain dan para pemain muda tidak pernah mengecewakan Anda, mereka tidak meminta izin dan mereka memiliki pikiran yang jernih. Max [Alleyne], misalnya, tumbuh di Watford dan dia siap membantu kami,” pungkas Guardiola.
Referensi penulisan: mediaindonesia.com






