Lifestyle

Inara Rusli Ungkap Niat Damai dengan Wardatina Mawa, Akui Komunikasi Terblokir

Inara Rusli menyatakan keinginannya untuk mengakhiri perseteruan dengan Wardatina Mawa, istri pertama dari suaminya, Insanul Fahmi. Namun, upaya damai melalui jalur restorative justice yang ia ajukan masih menemui jalan buntu akibat terputusnya komunikasi.

Saat ditemui di Bareskrim Polri pada Kamis (8/1/2026), Inara mengaku kesulitan menjalin komunikasi dengan Wardatina Mawa, yang merupakan pelapor dalam kasus ini. Ia menyayangkan konflik yang seharusnya menjadi urusan internal keluarga justru melebar ke ranah hukum dan menjadi konsumsi publik.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Upaya Mediasi yang Terhambat

Inara Rusli mengeklaim bahwa upaya mediasi sebenarnya sudah dilakukan jauh sebelum kasus ini viral di media sosial. “Sedari awal saya melihat kasus ini atau permasalahan ini, permasalahan internal keluarga sebenarnya. Jadi harusnya bisa diselesaikan secara musyawarah secara kekeluargaan,” kata Inara Rusli.

Ibu tiga anak itu mengaku terkejut ketika konflik rumah tangganya mencuat ke publik dan berujung saling lapor. Saat ingin menempuh jalan damai melalui restorative justice, ia justru merasa dipersulit oleh komunikasi yang tertutup rapat.

“Kita coba untuk berdamai, mengajukan RJ (restorative justice), baik aku dan Insan ke pihak pelapor, saudari M, tapi tidak ada respons baik gitu,” tuturnya.

Kendala Komunikasi Pribadi

Inara Rusli membeberkan dirinya mengalami kendala untuk menghubungi Wardatina Mawa secara pribadi. Ia tidak memiliki nomor telepon Mawa, dan akses komunikasinya di media sosial telah diputus sepihak.

“Aku sendiri juga terus terang gak punya kontak saudari M, akun Instagram aku juga di-blok. Jadi mau menunjukkan itikad baik untuk berdamai juga bingung lewat siapa,” terangnya.

Tak hanya Inara, Insanul Fahmi selaku suami sah juga disebut sudah mencoba menjembatani perdamaian. Namun, Inara Rusli menyayangkan sikap Wardatina Mawa yang justru mengumbar percakapan pribadi mereka ke publik.

“Selaku suami sahnya sendiri pun, Insan dalam hal ini juga tidak mendapatkan respons yang baik. Bahkan setiap kali chat, diposting di social media gitu,” bebernya.

Harapan Damai di Tengah Proses Hukum

Meskipun komunikasi masih buntu, Inara Rusli berharap agar proses hukum yang sedang berjalan di Bareskrim maupun Polda Metro Jaya bisa berakhir dengan tenang tanpa harus ada pihak yang merasa dikorbankan, terutama anak-anak.

“Satu hal yang jelas penginnya semua berjalan secara damai ya. Penginnya hidup tenang-tenang saja. Penginnya berharapnya proses hukum ini bisa berjalan dengan lancar dan damai,” pungkasnya.

Mureks mencatat bahwa perseteruan ini bermula saat Wardatina Mawa melaporkan dugaan perzinaan dan perselingkuhan pada November 2025. Wardatina Mawa tak terima suaminya, Insanul Fahmi, menikah siri dengan Inara Rusli tanpa seizinnya.

Di sisi lain, Inara Rusli juga melaporkan adanya dugaan akses ilegal ke Bareskrim Polri terkait video CCTV rumahnya yang dijadikan alat bukti oleh Wardatina Mawa di Polda Metro Jaya. Saat ini, Inara Rusli bersikeras menempuh jalan restorative justice, namun Wardatina Mawa dikabarkan tetap ingin melanjutkan proses hukum hingga ke persidangan.

Mureks