Hiburan

Inara Rusli Ungkap Alasan Bertahan Jadi Istri Kedua Insanul Fahmi: Pilih Tunduk Syariat Islam

Keputusan selebritas Inara Rusli untuk tetap bertahan dalam pernikahannya sebagai istri kedua Insanul Fahmi terus menuai perhatian publik. Ibu tiga anak ini menegaskan bahwa pilihannya didasari oleh keyakinan dan ketaatan pada syariat Islam.

Inara Rusli: “Saya Harus Tunduk pada Syariat Islam”

Saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta, pada Kamis (8/1/2026), Inara Rusli secara gamblang menyatakan alasannya. “Saya sebagai orang Muslim harus tunduk pada syariat Islam,” ujarnya.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Ia juga mengakui adanya kelalaian di awal hubungannya dengan Insanul Fahmi. “Sedari awal saya tidak tahu. Tidak mengetahui. Ada salah saya juga, saya tidak bertanya,” akunya.

Mureks mencatat bahwa tekanan publik yang masif tidak menjadi tolok ukur bagi Inara. Ia memilih untuk berpegang teguh pada keyakinan pribadinya. “Kalau kita tolok ukurnya sama opini publik, itu enggak akan ada habisnya,” jelas Inara Rusli.

Inara Rusli menambahkan bahwa penilaian orang lain tidak menentukan kehidupannya. “Apa yang orang lain katakan terhadap saya itu kan penilaiannya mereka. Kalau tidak siap, sedari awal saya mundur,” tuturnya, menegaskan kesiapannya menghadapi konsekuensi keputusannya.

Harapan Hidup Tenang di Tengah Kisruh

Di tengah kisruh rumah tangga dan sorotan publik, Inara Rusli berharap semua pihak dapat mengambil pelajaran dari kasus yang menimpanya. Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk menjalani hidup yang damai tanpa konflik berkepanjangan. “Semoga dari kasus ini menjadi pelajaran buat kita semua. Penginnya hidup tenang-tenang saja,” ucapnya.

Pemeriksaan di Bareskrim Terkait Dugaan Illegal Access

Selain persoalan rumah tangga, Inara Rusli juga mendatangi Bareskrim Polri Jakarta pada Kamis (8/1/2026) didampingi kuasa hukumnya, Lechumanan. Kedatangan ini untuk menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan illegal access.

Menurut Inara Rusli, kehadirannya di Mabes Polri merupakan bagian dari kewajibannya sebagai pelapor sekaligus korban dalam perkara tersebut. Ia menjelaskan bahwa status laporannya telah naik ke tahap penyidikan.

“Hari BAP di Bareskrim untuk kasus illegal access, dan didampingi sama lawyer aku, Bang Lechumanan. Dan mungkin bisa Bang El yang bantu jelaskan prosesnya seperti apa,” ujar Inara Rusli.

Lechumanan kemudian menimpali, “Yang dilaporkan ini di Bareskrim adalah perkara illegal access. Yang disidik oleh penyidik siber lantai 15 Gedung Bareskrim, sudah dari tahap penyelidikan naik ke tahap penyidikan.”

Mureks