Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah atau All-Time High (ATH) pada perdagangan Kamis, 8 Januari 2026. Sejak pembukaan, IHSG bergerak menguat signifikan dan sempat menembus level psikologis 9.000.
Berdasarkan data perdagangan RTI Business, IHSG sempat menyentuh puncak di level 9.002,92. Pada pukul 10.36 WIB, IHSG terpantau masih menguat 0,45% meskipun sedikit terkoreksi ke level 8.985,39.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Mureks mencatat bahwa volume perdagangan IHSG hingga pukul 10.36 WIB mencapai 23,17 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,76 triliun. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.744.116 kali.
Saham-Saham Penggerak Pasar
- PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) menguat 25% ke harga Rp 115 per lembar saham.
- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menguat 24,90% ke harga Rp 3.210 per lembar saham.
- PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) yang menguat 22,33% ke level Rp 1.260 per lembar saham.
Di sisi lain, beberapa saham juga mengalami pelemahan dan masuk dalam daftar top losers. Saham-saham tersebut meliputi:
- PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) melemah 14,93% ke harga Rp 228 per lembar saham.
- PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) melemah 12,42% ke harga Rp 268 per lembar saham.
- PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) yang melemah 11,41% ke harga Rp 163 per lembar saham.
Secara keseluruhan, mayoritas saham di pasar modal menunjukkan performa positif. Hingga pukul 10.36 WIB, tercatat 362 saham menguat, 283 saham melemah, dan 160 saham stagnan.






