Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan Indonesian Basketball League (IBL) secara resmi menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menjaga integritas kompetisi IBL musim 2026. Kerja sama ini menjadi respons konkret atas sejumlah temuan pelanggaran pada musim sebelumnya, termasuk kasus penangkapan pemain asing Jarred Shaw.
Kepala Badan Legal, Etik, dan Disiplin DPP Perbasi, Fritz Edward Simanjuntak, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mencegah terulangnya insiden serupa. “Kami tahu pengalaman apa yang terjadi di tahun 2025 (kasus Jarred Shaw) dan kami berharap hal tersebut tidak terjadi lagi di tahun 2026,” ujar Fritz dalam sesi jumpa pers yang dihadiri tim redaksi Mureks pada Rabu, 07 Januari 2026.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Pengawasan Ketat Penggunaan Obat-obatan dan Psikotropika
Melalui sinergi dengan BNN, IBL dan Perbasi akan menerapkan pengawasan ketat terhadap penggunaan obat-obatan, termasuk zat psikotropika, di kalangan seluruh pelaku olahraga. Pengawasan ini akan dilakukan baik saat pertandingan berlangsung maupun sepanjang periode kompetisi.
Fritz menjelaskan, kerja sama ini bertujuan menciptakan ekosistem pertandingan yang bersih, aman, dan profesional. Fokus tidak hanya pada aspek teknis permainan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan integritas atlet.
Melahirkan Generasi Muda Basket Indonesia yang Berkualitas
Lebih lanjut, Perbasi dan IBL berkomitmen untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan IBL melalui prosedur pencegahan dan edukasi yang lebih terstruktur. “Diharapkan bisa melahirkan bukan hanya pertandingan yang menyenangkan, tetapi juga generasi muda basket Indonesia yang berkualitas,” kata Fritz.
Mureks mencatat bahwa inisiatif ini merupakan upaya serius untuk membangun fondasi yang kuat bagi masa depan bola basket nasional, memastikan bahwa talenta muda dapat berkembang dalam lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kasus Jarred Shaw Guncang IBL Musim 2025
Pada musim 2025, kompetisi IBL sempat digegerkan oleh penangkapan pemain asing Tangerang Hawks, Jarred Shaw, atas kepemilikan narkoba. Barang terlarang tersebut diketahui didapatkan Shaw dari Thailand. Insiden ini menjadi pemicu utama bagi IBL dan Perbasi untuk meresmikan kerja sama dengan BNN, demi memastikan kejadian serupa tidak terulang di musim 2026.






