Raksasa teknologi Google turut merayakan momen Tahun Baru 2026 dengan meluncurkan Google Doodle khusus pada laman utamanya hari ini, Kamis (1/1/2026). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang kerap menonjolkan perayaan gegap gempita, ilustrasi kreatif kali ini membawa pesan yang lebih personal dan intuitif, mengajak pengguna untuk rehat sejenak dan melakukan refleksi diri.
Google mendefinisikan Hari Tahun Baru sebagai “tombol jeda universal”. Momen ini dianggap sebagai kesempatan emas bagi setiap individu untuk menghentikan rutinitas, merenungkan perjalanan yang telah dilalui, serta mengatur ulang niat dan tujuan untuk masa depan. Pesan ini selaras dengan pantauan Mureks yang menunjukkan adanya tren peningkatan kesadaran akan kesehatan mental dan pentingnya jeda di tengah hiruk pikuk kehidupan modern.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
“Selamat Hari Tahun Baru! Hari ini adalah tombol jeda universal: kesempatan untuk merenung dan mengatur ulang,” tulis Google di laman resmi Google Doodle. “Baik yang sedang merancang tujuan besar atau hanya menikmati ketenangan, semoga awal tahun yang bahagia dan cerah menanti kalian. Selamat datang di tahun 2026,” lanjut pernyataan tersebut.
Ketika Google Doodle Tahun Baru 2026 yang tampil dengan font keemasan ini diklik, pengguna akan diarahkan ke halaman penelusuran yang menyajikan berbagai informasi terkait Tahun Baru 2026. Ilustrasi ini, yang juga ditampilkan pada Malam Tahun Baru, menjadi pengingat visual bahwa lembaran baru telah resmi dibuka di hampir seluruh negara.
Pasar Kripto Memerah di Awal Tahun 2026
Di sisi lain, awal tahun 2026 justru disambut dengan pergerakan harga yang beragam di pasar aset kripto. Mayoritas kripto jajaran teratas terpantau kembali berada di zona merah pada Kamis (1/1/2026) pukul 07.05 WIB, menandai dimulainya tahun baru dengan tekanan jual.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Bitcoin (BTC), kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, kembali melemah. Bitcoin turun 0,78 persen dalam 24 jam terakhir dan 0,01 persen dalam sepekan. Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 87.605 per koin, atau setara dengan Rp 1,46 miliar, dengan asumsi kurs Rp 16.694 per dolar AS.
Berbeda dengan Bitcoin, Ethereum (ETH) masih menunjukkan penguatan. ETH naik 0,31 persen dalam sehari terakhir dan 0,97 persen dalam sepekan, menempatkan harganya di level Rp 49,6 juta per koin. Kripto lainnya, Binance Coin (BNB), juga menguat 0,26 persen dalam 24 jam terakhir dan 1,80 persen dalam sepekan, sehingga dibanderol dengan harga Rp 14,3 juta per koin.
Cardano dan Dogecoin Alami Penurunan Signifikan
Namun, beberapa altcoin utama mengalami koreksi yang lebih dalam. Cardano (ADA) masih berada di zona merah, melemah 4,83 persen dalam sehari dan 6,62 persen dalam sepekan, dengan harga Rp 5.565 per koin. Solana (SOL) juga kembali melemah 0,23 persen dalam sehari, meskipun masih menguat 1,58 persen dalam sepekan, berada di level Rp 2,08 juta per koin.
XRP terkoreksi 2,00 persen dalam sehari terakhir dan 1,47 persen dalam sepekan, sehingga kini dibanderol seharga Rp 30.699 per koin. Koin meme Dogecoin (DOGE) turut melemah signifikan, turun 4,56 persen dalam satu hari terakhir dan 8,70 persen dalam sepekan, diperdagangkan di level Rp 1.962 per token.
Sementara itu, stablecoin Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) terpantau stabil di kisaran level USD 1,00, masing-masing menguat 0,24 persen dan 0,18 persen. Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global hari ini berada di level USD 2,96 triliun, atau setara Rp 49.414 triliun, melemah sekitar 0,83 persen dalam sehari terakhir.






