Olahraga

Glasner: “Crystal Palace Sedang dalam Mode Bertahan Hidup” Usai Imbang Lawan Fulham

Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, secara jujur mengakui timnya tengah berada dalam “mode bertahan hidup” setelah ditahan imbang 1-1 oleh Fulham di Selhurst Park pada Jumat (02/01/2026). Hasil ini, menurut Glasner, merupakan poin berharga di tengah badai cedera dan jadwal pertandingan yang padat.

Poin Berharga di Tengah Badai Cedera

Glasner menjelaskan bahwa hasil imbang tersebut berhasil memutus tren negatif tiga kekalahan beruntun yang dialami The Eagles. “Pertama-tama, bagi saya, ini adalah poin yang bagus hari ini. Penting bagi kami sekarang, setelah tiga kekalahan, untuk memutus spiral negatif ini dan mendapatkan poin,” ujarnya kepada Palace TV, seperti yang dicatat oleh Mureks. Ia menambahkan bahwa kondisi skuad yang terbatas akibat kelelahan fisik dan cedera membuat satu poin ini terasa sangat berarti.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Apresiasi untuk Henderson dan Mateta

Pelatih asal Austria itu tidak menampik bahwa timnya sempat berada di bawah tekanan, khususnya pada babak kedua. Ia memberikan pujian khusus kepada kiper Dean Henderson yang melakukan penyelamatan krusial di menit-menit akhir pertandingan. “Pada akhirnya, kami mungkin sedikit beruntung dengan penyelamatan luar biasa dari Dean Henderson. Namun sebelumnya, saya pikir selama kaki para pemain masih segar, kami bermain sangat oke,” jelas Glasner.

Selain Henderson, Jean-Philippe (JP) Mateta juga mendapat apresiasi karena kembali mencetak gol. “Saya senang untuk dia dan juga JP, tentu saja. Dia tidak mencetak gol dalam beberapa pertandingan dan kini ia melakukan sundulan hebat, berada di posisi yang seharusnya sebagai pemain nomor 9. Ini akan membantunya dan membantu kami,” kata Glasner, menyoroti kontribusi penyerangnya.

Kekhawatiran Cedera Will Hughes

Kekhawatiran Crystal Palace bertambah setelah gelandang Will Hughes harus ditarik keluar pada menit ke-56. Glasner mengonfirmasi bahwa Hughes mengalami kelelahan otot di beberapa bagian tubuhnya. “Dia hanya merasakan kelelahan di sekitar pinggul, mulai dari hamstring, adduktor, hingga paha. Kami harus memeriksanya lebih lanjut, tetapi tentu kami berharap tidak akan kehilangan dia di pertandingan berikutnya karena saya rasa tidak ada pemain (cedera) yang akan kembali untuk laga melawan Newcastle,” ungkapnya.

Evaluasi Paruh Musim yang Menantang

Menutup paruh pertama Liga Premier Inggris musim 2025/26 dengan 27 poin, Glasner menilai performa timnya secara keseluruhan masih berada di jalur yang benar. “Sejujurnya ini menantang. Kami memiliki 27 poin, jadi rata-rata 0,5 poin lebih baik dari tahun lalu. Dengan segala kondisi yang terjadi, jumlah pertandingan yang kami mainkan, pengalaman Eropa pertama, dan situasi cedera, saya pikir ini adalah paruh pertama musim yang hebat,” pungkas Glasner. Crystal Palace kini bersiap menghadapi jadwal padat lainnya dengan tiga pertandingan dalam sembilan hari ke depan, di mana konsistensi dan pemulihan fisik pemain akan menjadi kunci utama.

Mureks