Sebuah fenomena menarik tengah melanda dunia game simulasi pembangunan kota, TheoTown. Game yang dikenal dengan grafis pixel art klasiknya ini tiba-tiba mengalami lonjakan pemain yang sangat drastis, dengan mayoritas gelombang pemain baru berasal dari Indonesia.
Game simulasi membangun kota ini kini kembali populer di kalangan komunitas Indonesia, terutama dengan konsep roleplay yang unik. Para pemain tidak hanya berperan sebagai wali kota yang berupaya membangun kota dan menyejahterakan warganya, tetapi juga kerap bermain untuk memperkaya diri sendiri sebagai pejabat virtual. Mereka juga aktif membagikan fenomena-fenomena unik yang dialami dalam game, seperti sebuah kedai mie yang didemo atau aksi membakar lahan untuk membuka kebun.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Developer TheoTown Terkejut dengan Antusiasme Pemain Indonesia
Lonjakan statistik yang tidak terduga ini, menurut catatan Mureks, sempat membuat tim pengembang (developer) TheoTown heran sekaligus takjub. Pasalnya, game yang awalnya lebih populer di pasar Eropa dan Amerika ini mendadak dipenuhi oleh kota-kota virtual yang sangat akrab bagi warga lokal Indonesia.
Karena membludaknya jumlah pemain baru dalam waktu singkat, developer game ini, Lobby Divinus, dengan cepat menyadari tren tersebut. Hal ini terlihat dari unggahan salah satu anggota komunitas di Facebook, Dika Alvino, yang memperlihatkan splash screen game berisikan komentar developer yang keheranan karena banyaknya pemain dari Indonesia. Bahkan, di salah satu splash screen tersebut juga memperlihatkan niat developer untuk mempelajari Bahasa Indonesia.
Interaksi Langsung dengan Komunitas
Admin game TheoTown yang muncul pada komunitas “Theotown Community of Indonesia” di Facebook langsung disambut hangat oleh para anggota. Ia mengunggah sebuah postingan yang isinya menanyakan kesan-kesan pemain Indonesia terhadap game buatan mereka. Momen tersebut dimanfaatkan oleh para pemain untuk berinteraksi langsung dengan perwakilan developer dan sekaligus mengajukan permintaan fitur-fitur baru, seperti fitur lapangan padel.
Fenomena ini membuktikan bahwa pemain Indonesia memiliki cara unik dalam menikmati sebuah karya global. Mereka tidak hanya menjadi penikmat, tetapi juga memanfaatkan ruang virtual tersebut untuk mengekspresikan identitas bangsa. Kini, jika masuk ke forum komunitas TheoTown, jangan kaget jika melihat diskusi tentang cara membangun warung kopi di tengah kawasan industri, karena bagi pemain Indonesia, TheoTown adalah wadah untuk membangun kembali lingkungan mereka ke dalam dunia digital yang lebih tertata.






