Olahraga

FA Tolak Banding Everton, Kartu Merah Michael Keane Tetap Berlaku untuk Tiga Laga

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) secara resmi menolak banding yang diajukan Everton terkait kartu merah Michael Keane. Keputusan ini memastikan bek tengah tersebut akan menjalani larangan bermain dalam tiga pertandingan ke depan, menyusul insiden kontroversial saat The Toffees menghadapi Wolverhampton Wanderers.

Keane diusir wasit pada menit ke-83 dalam laga yang berakhir imbang 1-1 pada Rabu (7/1). Tayangan ulang Video Assistant Referee (VAR) menjadi penentu, menunjukkan Keane menarik rambut penyerang Wolves, Tolu Arokodare, dalam perebutan bola udara. Insiden tersebut memicu kartu merah langsung, yang kemudian menjadi dasar banding Everton.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Everton Kecewa, Anggap Sanksi Berlebihan

Everton berargumen bahwa tindakan Keane tidak termasuk dalam kategori “kekerasan” dan berharap sanksi otomatis tiga pertandingan dapat dibatalkan. Namun, panel disipliner FA tidak sependapat.

Dalam pernyataan resminya pada Jumat (9/1), Everton mengungkapkan kekecewaan mendalam atas penolakan banding tersebut. Klub juga menegaskan dukungan penuh terhadap Michael Keane, menyoroti rekam jejak disiplinnya yang baik. Everton menilai larangan bermain tiga laga terlalu berlebihan, mengingat Keane belum pernah menerima kartu merah karena tindakan kekerasan sebelum insiden di laga kontra Wolves.

Dampak Larangan Bermain bagi Everton

Dengan ditolaknya banding, Michael Keane dipastikan absen dalam tiga pertandingan penting Everton. Menurut pantauan Mureks, laga-laga yang akan dilewatkan sang bek adalah:

  • Sunderland
  • Aston Villa
  • Leeds United

Salah satu pertandingan terdekat yang langsung terdampak adalah duel putaran ketiga Piala FA melawan Sunderland, yang dijadwalkan pada Sabtu (10/1) ini. Absennya Keane menjadi pukulan telak bagi kedalaman lini belakang Everton, terutama setelah pertandingan intens seperti Everton vs Wolves yang menunjukkan betapa krusialnya setiap momen.

Regulasi dan Kasus Serupa

Regulasi sepak bola di Inggris memang memberikan ruang bagi wasit untuk mengeluarkan kartu merah jika terjadi tindakan menarik rambut lawan dengan tenaga yang jelas. Insiden di laga Everton vs Wolves ini dianggap memenuhi unsur pelanggaran serius, sehingga secara otomatis berujung pada larangan tiga pertandingan.

Meskipun kasus menarik rambut lebih sering menjadi sorotan di sepak bola putri, kejadian serupa juga pernah terjadi di kancah sepak bola putra. Sebagai contoh, insiden di final Piala Dunia Antarklub yang melibatkan pemain Paris Saint-Germain (PSG), Joao Neves, yang dikartu merah setelah menarik rambut bek Chelsea, Marc Cucurella.

Masalah Everton pada laga tersebut tidak hanya berhenti pada kartu merah Keane. Dalam pertandingan yang sama, Everton juga kehilangan Jack Grealish, yang disebut menerima kartu kuning kedua akibat reaksinya terhadap keputusan wasit. Situasi ini berpotensi membuat Everton tampil pincang dalam jadwal pertandingan berikutnya, termasuk laga Piala FA yang krusial.

Mureks