Bundesliga Jerman musim 2025/2026 menyajikan persaingan menarik, tidak hanya dari para pemain bintang, tetapi juga dari jajaran pelatih. Sebanyak enam pelatih yang kini menukangi klub-klub di kasta tertinggi sepak bola Jerman tercatat pernah meraih gelar juara liga domestik di Eropa. Fakta ini menepis anggapan bahwa Bundesliga kalah kualitas dari liga-liga top Eropa lainnya seperti Premier League, LaLiga, atau Serie A.
Meskipun para pemain terbaik dunia kerap memilih berlabuh ke liga lain, kualitas pelatih di Bundesliga tetap mumpuni. Mureks mencatat bahwa delapan pelatih di Bundesliga musim ini memiliki trofi mayor, dengan enam di antaranya telah merasakan manisnya gelar juara liga domestik.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Profil Enam Pelatih Juara di Bundesliga 2025/2026
1. Vincent Kompany (Bayern Munich)
Vincent Kompany, juru taktik Bayern Munich, adalah salah satu pelatih yang berstatus juara bertahan Bundesliga Jerman. Di bawah kepemimpinannya, Bayern sukses merengkuh gelar Bundesliga 2024/2025, yang sekaligus menjadi trofi mayor pertama bagi Kompany sebagai pelatih. Selain itu, ia juga berhasil membawa Die Roten memenangi Piala Super Jerman 2025.
Hingga pekan ke-15 Bundesliga 2025/2026, Bayern Munich kokoh di puncak klasemen sementara, menunjukkan konsistensi di bawah arahan Kompany. Ekspektasi besar kini menanti Kompany untuk membawa Bayern berjaya di DFB-Pokal dan Liga Champions Eropa, dua kompetisi yang terakhir kali mereka menangi pada tahun 2020.
2. Niko Kovac (Borussia Dortmund)
Rival abadi Bayern Munich, Borussia Dortmund, juga diperkuat oleh pelatih dengan rekam jejak juara Bundesliga. Niko Kovac, pelatih asal Kroasia, pernah membawa Bayern Munich menjuarai Bundesliga pada musim 2018/2019. Pada musim yang sama, ia juga sukses mempersembahkan trofi DFB-Pokal untuk klub Bavaria tersebut.
Kovac mulai menukangi Dortmund pada Januari 2025, saat tim sedang terpuruk di peringkat kesebelas Bundesliga 2024/2025. Sentuhan taktiknya berhasil membangkitkan performa tim, membawa mereka finis di empat besar. Kini, di musim 2025/2026, Kovac bahkan sukses mengantar Dortmund bertengger di peringkat kedua klasemen sementara.
3. Christian Ilzer (TSG Hoffenheim)
Christian Ilzer, manajer TSG Hoffenheim, adalah pelatih asal Austria yang juga memiliki gelar liga domestik. Ilzer bergabung dengan Hoffenheim pada November 2024, diboyong dari klub raksasa Austria, Sturm Graz, dengan misi menyelamatkan Hoffenheim dari ancaman degradasi.
Sebelum hijrah ke Jerman, Ilzer meninggalkan warisan berharga di Sturm Graz, yakni satu trofi Bundesliga Austria dan dua Piala Austria. Racikan strateginya terbukti ampuh, tidak hanya mempertahankan Hoffenheim di Bundesliga, tetapi juga mengangkat mereka ke posisi lima besar klasemen Bundesliga 2025/2026.
4. Dino Toppmoller (Eintracht Frankfurt)
Dino Toppmoller, pelatih Eintracht Frankfurt, juga tercatat pernah meraih gelar liga domestik Eropa. Ia melakukannya di Liga Nasional Luksemburg bersama F91 Dudelange. Meskipun bukan berasal dari liga yang paling bergengsi, prestasi pelatih asal Jerman ini patut diacungi jempol, sebab ia membawa Dudelange juara tiga musim beruntun dari 2017 hingga 2019.
Kesuksesannya di Luksemburg menarik perhatian klub-klub di negaranya. Toppmoller sempat menjadi asisten pelatih di RB Leipzig dan Bayern Munich sebelum akhirnya dipercaya sebagai kepala pelatih Eintracht Frankfurt pada tahun 2023. Dalam dua musim pertamanya, ia berhasil mengantarkan Frankfurt finis di peringkat keenam dan ketiga Bundesliga secara berturut-turut.
5. Kasper Hjulmand (Bayer Leverkusen)
Daftar ini juga mencakup dua nama yang baru bergabung di Bundesliga 2025/2026 setelah musim berjalan, salah satunya adalah Kasper Hjulmand. Pelatih asal Denmark ini mulai menukangi Bayer Leverkusen pada awal September 2025, menggantikan Erik ten Hag yang secara mengejutkan hanya memimpin Leverkusen dalam tiga pertandingan.
Hjulmand tercatat hanya memiliki satu trofi mayor dalam kariernya, yaitu gelar Liga Denmark 2011/2012 bersama Nordsjaelland. Ia pernah membesut Mainz 05 di Bundesliga pada 2014–2015, namun tanpa prestasi signifikan. Meski demikian, di bawah kepemimpinannya, Leverkusen kini berhasil bertengger di posisi tiga besar klasemen sementara Bundesliga 2025/2026.
6. Urs Fischer (Mainz 05)
Nama terakhir adalah Urs Fischer, pelatih asal Swiss yang baru mulai menangani Mainz 05 pada awal Desember 2025. Fischer dipercaya oleh Mainz berkat reputasinya yang cukup baik di Bundesliga. Ia pernah melatih Union Berlin dari 2018 hingga 2023 dan sukses membawa mereka finis di empat besar untuk pertama kalinya pada musim 2022/2023.
Fischer juga memiliki pengalaman juara liga domestik, tepatnya Liga Super Swiss, yang ia raih bersama FC Basel pada musim 2015/2016 dan 2016/2017. Kini, Fischer mengemban misi berat untuk menyelamatkan Mainz 05 dari zona degradasi. Sejak bergabung, ia telah memimpin tim dalam dua pertandingan Bundesliga, yang keduanya berakhir dengan hasil imbang.
Kehadiran enam pelatih dengan rekam jejak juara liga domestik di Bundesliga 2025/2026 menjadi bukti nyata kualitas persaingan di liga Jerman. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun sering dianggap tidak seketat liga-liga top lain, Bundesliga tetap menarik perhatian para juru taktik berkualitas. Menarik untuk dinanti, apakah akan ada pelatih lain yang menyusul mereka ke Bundesliga dengan pengalaman juara serupa di masa depan.






