Pantai Gading terus menunjukkan performa impresif di Piala Afrika 2025. Tim berjuluk The Elephants ini berhasil melaju ke babak perempat final setelah menyingkirkan Burkina Faso dengan skor telak 3-0 di fase 16 besar. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Mesir, tim dengan koleksi gelar juara Piala Afrika terbanyak, dalam laga yang diprediksi sengit.
Keberhasilan Pantai Gading tak lepas dari kedalaman skuad yang mereka miliki. Dari 26 pemain yang dibawa ke turnamen akbar ini, empat di antaranya merupakan talenta yang berkompetisi di Ligue 1 Prancis. Lantas, bagaimana kiprah keempat pemain tersebut sejauh ini dalam kontribusi mereka untuk tim nasional?
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Jean Philippe-Gbamin: Andalan Klub, Cadangan di Timnas
Jean Philippe-Gbamin, bek berusia 30 tahun, menikmati musim yang solid bersama FC Metz di Ligue 1 2025/2026. Ia menjadi salah satu pemain kunci yang sulit tergantikan di lini belakang klubnya, dengan menit bermain yang memuaskan. Performa apiknya di level klub mengantarkannya masuk ke dalam skuad Pantai Gading untuk Piala Afrika 2025.
Namun, di panggung internasional, Gbamin justru harus puas menjadi pemain cadangan. Ia kalah bersaing dengan duet bek tangguh dari Serie A Italia, Evan Ndicka dan Odilon Kossonou. Dari empat pertandingan yang telah dilakoni Pantai Gading, Gbamin baru tampil sekali, yakni pada laga kedua fase grup melawan Kamerun. Pada pertandingan tersebut, ia hanya bermain selama 29 menit sebagai gelandang bertahan.
Guela Doue: Bek Kanan Modern yang Tak Tergantikan
Guela Doue menjadi salah satu nama yang paling menonjol di antara para pemain Ligue 1 di skuad Pantai Gading. Ia tampil secara reguler sebagai pemain utama RC Strasbourg musim ini. Kakak dari Desire Doue ini dikenal sebagai bek kanan bertipe modern yang agresif dan kerap membantu serangan, sebuah karakteristik yang sangat dibutuhkan Pantai Gading.
Di Piala Afrika 2025, Doue diplot sebagai pilihan utama untuk posisi bek kanan dan tidak pernah absen dalam empat laga yang dijalani Pantai Gading. Meski sempat diistirahatkan pada laga ketiga kontra Gabon dan hanya bermain 14 menit, catatan Mureks menunjukkan bahwa Doue diprediksi akan terus menjadi andalan The Elephants hingga akhir turnamen.
Seko Fofana: Pemain Rotasi Penting di Lini Tengah
Seko Fofana kembali merumput di Ligue 1 pada musim 2025/2026 bersama Stade Rennes, setelah dua tahun berkarier di Saudi Pro League (2023–2025). Di klubnya, ia berperan sebagai pemain rotasi yang krusial. Peran serupa juga ia emban ketika membela Pantai Gading di Piala Afrika 2025.
Di tim nasional, Fofana sering dipasang bergantian dengan Jean Michael-Seri atau Christ Inao Oulai di posisi gelandang. Ketiganya bertugas mendampingi Ibrahima Sangare dan Franck Kessie yang posisinya tak tergantikan. Secara statistik, Fofana telah mencatatkan tiga penampilan dengan total 101 menit bermain.
Jean-Philippe Krasso: Bersaing Ketat di Lini Serang
Meskipun sarat pengalaman, Jean-Philippe Krasso belum mampu mengunci posisi utama di lini serang Pantai Gading pada Piala Afrika 2025. Pelatih Emerse Fae kerap mengubah komposisi pemain di lini depan, bahkan telah memasang empat pemain berbeda, termasuk Krasso, hingga babak 16 besar. Kondisi ini membuat Krasso baru mencatat dua penampilan dengan sumbangan satu gol.
Di level klub, Krasso juga berstatus sebagai pemain rotasi di Paris FC. Ia belum pernah tampil penuh selama 90 menit dalam 16 pertandingan di Ligue 1 2025/2026. Meski demikian, pengalaman yang dimiliki pemain Paris FC ini tetap dianggap penting dan dibutuhkan dalam skuad The Elephants untuk mengarungi turnamen.
Persaingan ketat di antara para pemain memang menjadi ciri khas skuad Pantai Gading. Hal ini membuat keempat pemain dari Ligue 1 tersebut harus berbagi menit bermain. Namun, jika ditarik kesimpulan, hanya Guela Doue yang berhasil mendapatkan tempat utama secara konsisten di tim nasional.






