Sinetron “Beri Cinta Waktu” kembali menyapa pemirsa SCTV pada Senin, 5 Januari 2026, pukul 18.30 WIB, dengan alur cerita yang semakin memanas dan penuh intrik. Episode terbaru ini menyoroti berbagai konflik personal dan misteri yang melibatkan para karakternya.
Salah satu fokus utama adalah kondisi Adila yang mendadak kehilangan selera makan. Trian, dengan penuh perhatian, berusaha membujuknya agar mau menyantap hidangan. Namun, Adila justru mengajukan permintaan tak terduga: es krim rasa manggis. Permintaan ini sontak membuat Trian kebingungan, meski Bi Milah menyiratkan kemungkinan adanya rasa es krim tersebut. Trian akhirnya setuju untuk memenuhi keinginan Adila, asalkan ia mau makan terlebih dahulu.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Di sisi lain, Andra menghadapi situasi yang kurang menguntungkan saat pertemuannya dengan Aditya. Andra menginformasikan bahwa Trian tidak dapat hadir dan meminta agar jadwal pertemuan tersebut ditunda. Sementara itu, pantauan Mureks menunjukkan bahwa ketidakhadiran Trian ini mungkin akan memicu spekulasi lebih lanjut di kalangan karakter lain.
Kekhawatiran Trian terhadap Adila semakin menjadi-jadi. Ia sampai meminta Rama untuk memeriksa kondisi Adila di rumah. Setelah pemeriksaan, Rama memastikan bahwa kondisi Adila normal dan tidak perlu dibawa ke rumah sakit, hanya meminta Trian untuk terus memantau suhu tubuhnya.
Tak hanya drama keluarga, episode ini juga menyuguhkan momen romantis. Bimo terlihat mengajak Muti makan di sebuah kafe. Dalam kesempatan itu, Bimo memberikan sebuah hadiah kejutan yang sukses membuat Muti penasaran dengan isinya.
Namun, ketenangan Rama terusik saat Reno tiba-tiba mendatangi rumah sakit tempatnya bertugas. Reno melancarkan ancaman dengan mengungkit masa lalu mereka. Rama, yang tidak gentar, membalas bahwa Reno juga terlibat dalam insiden tersebut. Di tengah ketegangan itu, Naura yang hampir menemui Rama, mengurungkan niatnya karena khawatir keberadaannya di rumah sakit akan ketahuan.
Intrik semakin meruncing di kantor Aditya. Ia terlihat menunjukkan beberapa foto kepada anak buahnya, memberikan instruksi tegas untuk mengawasi Adila dan Trian. Aditya ingin mengetahui setiap detail pertemuan dan aktivitas yang dilakukan oleh keduanya, mengindikasikan adanya rencana besar di balik layar.






