Olahraga

Drama Adu Penalti di Kuwait, PSG Pertahankan Gelar Trophee des Champions Usai Taklukkan Marseille

KUWAIT – Paris Saint-Germain (PSG) kembali mengukuhkan dominasi mereka di kancah sepak bola Prancis dengan menjuarai Trophée des Champions 2025. Dalam laga bertajuk Le Classique yang digelar di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Kuwait, Jumat (9/1) dini hari WIB, Les Parisiens sukses menundukkan rival abadi mereka, Olympique Marseille, melalui drama adu penalti dengan skor 4-1 setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.

Kemenangan ini menjadi gelar Piala Super Prancis ke-14 bagi PSG sekaligus trofi pertama mereka di tahun 2026. Penjaga gawang Lucas Chevalier muncul sebagai pahlawan kemenangan tim asuhan Luis Enrique berkat aksi heroiknya di babak tos-tosan.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Jalannya Pertandingan: Drama Menit Akhir

Laga berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. PSG mengambil inisiatif serangan lebih dulu dan berhasil unggul cepat pada menit ke-13. Ousmane Dembélé, yang tampil eksplosif di sisi sayap, memanfaatkan kelengahan lini belakang Marseille untuk menaklukkan kiper Geronimo Rulli dengan penyelesaian yang tenang.

Marseille, di bawah asuhan Roberto De Zerbi, tidak tinggal diam. Mereka meningkatkan tekanan di babak kedua. Upaya Les Phocéens membuahkan hasil pada menit ke-76 ketika Mason Greenwood sukses mengonversi tendangan penalti menjadi gol, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Penalti diberikan setelah Chevalier dinilai melanggar Greenwood di kotak terlarang.

Drama memuncak menjelang akhir laga. Marseille sempat berbalik unggul 2-1 setelah bek PSG, Willian Pacho, melakukan gol bunuh diri saat mencoba menghalau umpan silang Hamed Traoré. Namun, mental juara PSG berbicara. Di masa injury time (90+5’), penyerang pengganti Gonçalo Ramos menyelamatkan wajah PSG dengan gol penyeimbang yang memaksa pertandingan berlanjut ke babak adu penalti.

Chevalier Jadi Pembeda di Adu Penalti

Di babak adu penalti, Lucas Chevalier membayar kesalahannya di waktu normal dengan penampilan gemilang. Kiper muda Prancis tersebut sukses menepis dua eksekutor Marseille, yakni Matt O’Riley dan Hamed Traoré. Mureks mencatat bahwa performa Chevalier menjadi kunci vital dalam keberhasilan PSG meraih trofi ini.

Sementara itu, empat penendang PSG menjalankan tugasnya dengan sempurna. Gonçalo Ramos, Vitinha, dan Nuno Mendes sukses menyarangkan bola, sebelum akhirnya Désiré Doué menjadi penentu kemenangan dengan eksekusi dingin yang memastikan skor akhir 4-1.

Statistik Pertandingan

StatistikPSGMarseille
Skor Akhir2 (4)2 (1)
Penguasaan Bola58%42%
Total Tembakan1411
Tembakan ke Gawang65
Pencetak GolDembélé (13′), Ramos (90+5′)Greenwood (76′ pen), Pacho (OG)

Gelar ini semakin mempertegas status PSG sebagai penguasa kompetisi domestik Prancis. Sementara bagi Roberto De Zerbi dan Marseille, kekalahan ini menjadi pil pahit setelah performa impresif mereka sepanjang babak kedua.

Mureks