Kompetisi Proliga telah menjadi pilar utama dalam memajukan bola voli profesional di Indonesia. Diselenggarakan oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) sejak tahun 2002, ajang ini akan memasuki musim ke-24 pada tahun 2026. Proliga mempertandingkan dua kategori utama, yakni sektor putra dan sektor putri, dan telah melahirkan sembilan klub juara di sektor putra serta delapan klub juara di sektor putri, menunjukkan ketatnya persaingan.
Transformasi Kompetisi Voli Nasional: Dari Livoli ke Proliga
Sebelum kehadiran Proliga, kompetisi voli tertinggi di Indonesia adalah Liga Bola Voli Indonesia atau Livoli. Livoli, yang berstatus semiprofesional, dimulai pada tahun 1999 sebagai hasil peleburan Livotama dan Livokarya. Namun, format Livoli dinilai belum optimal dalam mendorong peningkatan prestasi tim nasional di kancah internasional.
Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id
Kondisi tersebut mendorong PBVSI untuk merancang sebuah kompetisi baru dengan sistem yang lebih profesional dan berorientasi pada pencapaian prestasi. Gagasan ini kemudian diwujudkan melalui peluncuran Proliga pada tahun 2002. Penyelenggaraan Proliga merupakan terobosan signifikan yang diprakarsai oleh Rita Subowo saat menjabat sebagai Ketua Umum PP PBVSI, yang melihat kebutuhan Indonesia akan kompetisi voli profesional berstandar lebih tinggi.
Mureks mencatat bahwa Proliga 2026 dijadwalkan berlangsung dari 8 Januari hingga 26 April 2026, menandai kelanjutan tradisi kompetisi yang telah berjalan lebih dari dua dekade.
Daftar Juara Proliga Sektor Putra (2002-2025)
Sejak pertama kali digelar, Proliga sektor putra telah menyaksikan berbagai klub silih berganti meraih gelar juara. Berikut adalah daftar lengkap para peraih trofi Proliga putra:
- 2002: Bandung Tectona
- 2003: Jakarta Phinisi Bank BNI
- 2004: Surabaya Flame Samator
- 2005: Jakarta BNI Taplus
- 2006: Jakarta BNI Taplus
- 2007: Surabaya Samator
- 2008: Jakarta Sananta
- 2009: Surabaya Samator
- 2010: Jakarta BNI Taplus
- 2011: Palembang Bank Sumsel Babel
- 2012: Jakarta BNI Taplus
- 2013: Palembang Bank Sumsel Babel
- 2014: Surabaya Samator
- 2015: Jakarta Electric PLN
- 2016: Surabaya Bhayangkara Samator
- 2017: Jakarta Pertamina Energi
- 2018: Surabaya Bhayangkara Samator
- 2019: Surabaya Bhayangkara Samator
- 2020: Ditiadakan akibat pandemi Covid-19
- 2021: Ditiadakan akibat pandemi Covid-19
- 2022: Bogor LavAni
- 2023: Jakarta LavAni Allo Bank
- 2024: Jakarta Bhayangkara Presisi
- 2025: Jakarta Bhayangkara Presisi
Daftar Juara Proliga Sektor Putri (2002-2025)
Tak kalah sengit, persaingan di sektor putri Proliga juga selalu menarik perhatian. Berikut adalah daftar klub yang berhasil menorehkan namanya sebagai juara Proliga putri:
- 2002: Jakarta Monas
- 2003: Bandung Art Deco Bank Jabar
- 2004: Jakarta Electric PLN
- 2005: Jakarta BNI Taplus
- 2006: Bandung Art Deco Bank Jabar
- 2007: Surabaya Bank Jatim
- 2008: Surabaya Bank Jatim
- 2009: Jakarta Electric PLN
- 2010: Jakarta BNI Taplus
- 2011: Jakarta Electric PLN
- 2012: Jakarta Popsivo Polwan
- 2013: Jakarta PGN Popsivo Polwan
- 2014: Jakarta Pertamina Energi
- 2015: Jakarta Electric PLN
- 2016: Jakarta Electric PLN
- 2017: Jakarta Electric PLN
- 2018: Jakarta Pertamina Energi
- 2019: Jakarta PGN Popsivo Polwan
- 2020: Ditiadakan akibat pandemi Covid-19
- 2021: Ditiadakan akibat pandemi Covid-19
- 2022: Bandung BJB Tandamata
- 2023: Bandung BJB Tandamata
- 2024: Jakarta BIN
- 2025: Jakarta Pertamina Enduro
Klub Putra dengan Gelar Juara Proliga Terbanyak
Dari daftar panjang juara, beberapa klub putra menunjukkan dominasinya dengan koleksi gelar terbanyak:
- Surabaya Samator: 7 gelar
- Jakarta BNI 46 Putra: 5 gelar
- Palembang Bank Sumsel Babel: 2 gelar
- Jakarta LavAni Livin Transmedia: 2 gelar
- Jakarta Bhayangkara Presisi: 2 gelar
- Jakarta Sananta Indocement: 1 gelar
- Jakarta Pertamina Pertamax: 1 gelar
- Bandung Tectona: 1 gelar
- Jakarta Electric PLN Putra: 1 gelar
Klub Putri dengan Gelar Juara Proliga Terbanyak
Di sektor putri, persaingan juga melahirkan klub-klub dengan rekor juara yang mengesankan:
- Jakarta Electric PLN Putri: 6 gelar
- Bandung BJB Tandamata: 4 gelar
- Jakarta Pertamina Enduro: 3 gelar
- Jakarta Popsivo Polwan: 3 gelar
- Surabaya Bank Jatim: 2 gelar
- Jakarta BNI 46 Putri: 2 gelar
- Jakarta Bank DKI Putri: 1 gelar
- Jakarta BIN: 1 gelar





