Pameran teknologi konsumen terbesar dunia, Consumer Electronics Show (CES) 2026, yang baru saja berakhir di Las Vegas, Amerika Serikat, kembali menjadi barometer utama arah inovasi global. Acara tahunan ini membanjiri pengunjung dengan ribuan produk dan teknologi baru, memberikan gambaran jelas tentang tren besar yang akan membentuk lanskap teknologi sepanjang tahun mendatang.
Dominasi Kecerdasan Buatan (AI) di Segala Lini
Kecerdasan Buatan (AI) menjadi bintang utama di CES 2026, menembus hampir setiap kategori perangkat. Mulai dari perangkat wearable, layar pintar, peralatan rumah tangga, hingga robot pendamping dan hewan peliharaan AI, teknologi ini kini tertanam di mana-mana. Namun, tidak semua implementasi AI disambut positif. Beberapa penggunaan AI dianggap paling meragukan, seperti pada alat cukur rambut atau penyedot debu, bahkan ada produsen yang tampak tidak yakin apa yang membuat produk mereka berlabel “AI”.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
AI juga mulai bergerak dari layar ke dunia fisik dalam bentuk robot pendamping dan hewan peliharaan. Robot-robot ini, seperti kulkas Samsung yang dikontrol suara atau barista AI Bosch, menunjukkan bagaimana AI kini mengambil kehadiran fisik dalam kehidupan sehari-hari.
Inovasi Kesehatan Berbasis Cairan Tubuh
Salah satu tren paling mencolok di CES 2026 adalah fokus pada teknologi kesehatan yang memanfaatkan cairan tubuh. Berbagai perangkat baru dirancang untuk menganalisis urine, darah, keringat, dan air liur guna memberikan data kesehatan yang lebih personal. Contohnya adalah kit pengujian hormon Mira, yang memungkinkan pengguna melakukan tes di rumah.
Evolusi Televisi dan Kesenjangan yang Menipis
Industri televisi menunjukkan pergeseran signifikan. Kesenjangan performa antara merek TV premium seperti Sony, Samsung, dan LG dengan merek anggaran seperti TCL dan Hisense semakin menipis. Kedua merek terakhir ini telah membuat kemajuan impresif dalam inovasi. Hisense, misalnya, menjadi perusahaan pertama yang meluncurkan TV RGB LED tahun lalu, sementara TCL X11L memimpin dengan TV pertama yang menggunakan quantum dot dan filter warna baru. Produsen TV juga terus mengintegrasikan AI, meskipun efektivitasnya dalam pengalaman menonton masih menjadi perdebatan.
Konektivitas Cepat dan Daya Portabel
- Wi-Fi 8 Hadir Lebih Awal: Yang mengejutkan, router dan chip Wi-Fi 8 pertama muncul di CES 2026, hanya beberapa tahun setelah debut Wi-Fi 7. Wi-Fi 8 menjanjikan stabilitas yang lebih baik, efisiensi daya yang ditingkatkan, throughput lebih tinggi, dan komunikasi peer-to-peer yang lebih baik antar perangkat, terutama saat perangkat bergerak atau jauh dari router.
- Power Bank Multifungsi: Power bank kini tidak lagi sekadar baterai portabel. Merek-merek berlomba menambahkan fitur-fitur, seringkali berlebihan, untuk membedakan produk dan menjustifikasi harga yang lebih tinggi. Ini terutama terlihat pada power bank berkapasitas besar yang mendekati batas 99Wh yang ramah penerbangan.
Masa Depan Otomotif dan Gaming
Di sektor otomotif, Nvidia membuat gebrakan dengan memperkenalkan sistem bantuan pengemudi L2++ bertenaga AI, Drive Assist Pro. Sistem ini, yang diuji pada Mercedes-Benz CLA, merupakan jawaban Nvidia terhadap teknologi Full Self-Driving milik Tesla, menandai ambisi besar perusahaan chip tersebut di industri otomotif.
Sementara itu, bagi para gamer, monitor gaming OLED baru menjanjikan pengalaman visual yang lebih baik. LG Display dan Samsung Display kini menyelaraskan warna subpiksel mereka dalam garis RGB vertikal, menghasilkan teks yang lebih jelas dan tajam. Catatan Mureks menunjukkan, monitor seperti Asus ROG Swift OLED dan MSI MEG X/MPG 341CQR QD-OLED X36 akan menjadi contoh produk yang mengusung teknologi ini.
Realitas Robot di Rumah
Meskipun janji robot pelayan serbaguna masih jauh, CES 2026 menunjukkan kemajuan signifikan dalam robot rumah tangga satu fungsi. Robot penyedot debu terus berevolusi, dengan contoh seperti Narwal Flow 2 yang bisa menemukan anting-anting atau Anker Eufy S2 yang berfungsi sebagai diffuser aromaterapi. Robot humanoid seperti LG CLOiD dan SwitchBot Onero H1 juga mencuri perhatian, meskipun implementasi luasnya masih membutuhkan waktu bertahun-tahun.
Tantangan Inovasi dan Pasar PC
Inovasi ambisius tidak selalu berjalan mulus. Pengumuman baterai solid-state oleh Henrik Fisker di CES 2018 untuk mobil EMotion, yang dijanjikan massal pada 2020, akhirnya gagal terwujud. Di sisi lain, pasar PC menghadapi tantangan baru. Harga RAM dan NAND/SSD melonjak akibat kelangkaan yang disebabkan oleh permintaan pusat data AI, menyebabkan biaya PC pra-rakitan meningkat dan beberapa perakit bahkan menjual PC tanpa RAM.




