Kediaman disjoki (DJ) Donny di Jakarta menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh dua orang tak dikenal pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025. Insiden ini terjadi setelah DJ Donny sebelumnya menerima teror berupa bangkai ayam dan pesan ancaman. Aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) dan diunggah oleh DJ Donny melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat dua individu mendekati rumah DJ Donny. Salah satu pelaku mengenakan topi hitam dan jas hujan hijau, sementara rekannya memakai atasan hitam dan masker untuk menutupi wajah. Setelah sempat mondar-mandir, salah satu pelaku menyalakan dan melemparkan bom molotov ke arah rumah. Keduanya kemudian melarikan diri pasca melancarkan aksinya.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Tidak tinggal diam, DJ Donny merespons insiden tersebut dengan mengunggah sebuah video di akun Instagram terverifikasinya pada 1 Januari 2026. Dalam video tersebut, ia menyampaikan pesan menohok kepada para pelaku.
“Hai guys, ini konten pertama gue di tahun 2026. Gue ingin ngucapin selamat tahun baru semoga tahun ini membawa keberkahan dan keselamatan bagi kita semua,” sapa DJ Donny mengawali videonya.
Lebih lanjut, DJ Donny secara terang-terangan mengkritisi tindakan para pelaku, bahkan menyarankan mereka untuk “belajar lagi” dalam membuat bom molotov. “Terus juga buat orang yang ngelempar bom molotov ke rumah gue ya. Mending lo itu belajar lagi, kalau bikin bom molotov ya,” ujarnya dalam video yang telah disukai oleh hampir 150 ribu pengguna Instagram tersebut.
Ia juga menyindir cara pelaku melarikan diri setelah beraksi. “Diketawain lo sama anak STM. Sudah begitu habis melempar, lo lari kayak bocil dikejar anjing. Gob***,” pungkas DJ Donny, menambahkan keterangan “Selamat Tahun Baru” pada unggahannya. Mureks mencatat bahwa pernyataan sikap DJ Donny ini telah membanjiri kolom komentar dengan hampir 5.000 respons, banyak di antaranya mendoakan keselamatan sang disjoki.
Menyikapi teror yang dialaminya, DJ Donny telah melaporkan kejadian ini ke Polda Metro Jaya. Jurnalis Radityo Priyasmoro dari News Liputan6.com pada 1 Januari 2026 mengabarkan bahwa pihak kepolisian telah memulai penyelidikan atas laporan dugaan teror dan intimidasi terhadap Ramon Dony Adam, nama asli DJ Donny. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan, “Akan dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi” dalam waktu dekat untuk mengungkap kasus ini.






