Olahraga

De Zerbi Menangis Usai Kalah Penalti dari PSG: Marseille Pantas Angkat Trofi Trophee des Champions

Pelatih Olympique Marseille, Roberto de Zerbi, tak kuasa menahan tangis usai timnya harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) dalam drama adu penalti di ajang Trophee des Champions pada Kamis (8/1) lalu. Meski kalah, De Zerbi bersikeras bahwa timnya layak meraih kemenangan dalam laga tersebut.

Laga yang berlangsung di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Kuwait, itu berakhir imbang 2-2 di waktu normal. Marseille sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Ousmane Dembele. Namun, Les Phoceens menunjukkan semangat juang tinggi.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Mason Greenwood berhasil menyamakan kedudukan melalui titik putih pada menit ke-76, sebelum gol bunuh diri Willian Pacho di menit ke-87 membawa Marseille unggul 2-1. Kemenangan yang sudah di depan mata sirna setelah PSG berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-90+5, memaksa pertandingan berlanjut ke babak adu penalti.

Dalam babak tos-tosan, dua eksekutor Marseille, Matt O’Riley dan Hamed Traoré, gagal menjalankan tugasnya, membuat PSG keluar sebagai juara dengan skor 4-1.

Kekalahan pahit ini meninggalkan kekecewaan mendalam bagi De Zerbi. Dalam konferensi pers pasca-laga, ia mengungkapkan perasaannya secara jujur.

“Saya tidak pernah menangis setelah kekalahan,” ujar De Zerbi. “Malam ini, saya menangis ketika kembali ke ruang ganti. PSG adalah tim terbaik di Eropa dan tim yang memainkan sepak bola terbaik selama satu setengah tahun terakhir. Tapi hari ini, kami pantas menang.”

Catatan Mureks menunjukkan, kekalahan ini semakin menyakitkan bagi Marseille yang telah menanti trofi pertamanya sejak tahun 2012. Mereka nyaris mengakhiri puasa gelar tersebut di hadapan tim yang diakui De Zerbi sebagai salah satu yang terbaik di benua biru.

Mureks