Darren Fletcher, pelatih Manchester United U-18, resmi ditunjuk sebagai caretaker tim utama Setan Merah. Penunjukan ini menyusul pemecatan Ruben Amorim di awal pekan ini. Fletcher mengaku terkejut sekaligus bangga atas kepercayaan yang diberikan manajemen klub.
Mantan gelandang legendaris klub tersebut sebelumnya menjabat sebagai direktur teknik sebelum mengambil alih posisi pelatih tim U-18 sejak musim lalu. Kini, ia kembali ke sorotan utama dengan tugas memimpin skuad senior.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Dalam konferensi pers perdananya, Fletcher mengungkapkan perasaannya. “Rasanya sungguh sulit dipercaya saya bisa berada di posisi ini,” ujarnya, Rabu (07/01/2026).
Sebuah Kehormatan Besar
Fletcher, yang merupakan produk asli akademi Manchester United dan menghabiskan sebagian besar karier bermainnya di Old Trafford, menyebut peran ini sebagai kehormatan tertinggi.
“Seperti yang anda bilang, sebuah kehormatan besar bagi saya bisa memimpin tim Manchester United. Bahkan dalam mimpi tergila saya, saya tidak pernah membayangkan hal ini bisa terjadi,” kata Fletcher. Ia melanjutkan, “Saya rasa bermain untuk klub ini rasanya sunggul sulit dipercaya, apalagi ketika saya diberi kesempatan untuk memimpin tim ini. Rasanya sungguh luar biasa dan saya benar-benar bangga bisa berada di posisi ini.”
Komitmen Penuh Meski Sementara
Meski menyadari statusnya hanya sementara, Fletcher berjanji akan memberikan yang terbaik untuk tim. Ia menegaskan kesiapannya untuk memimpin tim dengan penuh dedikasi.
“Memang ini bukan situasi yang saya inginkan untuk bisa mendapatkan posisi ini, dan jujur saya juga tidak enak berada dalam posisi ini (menggantikan Ruben Amorim yang dipecat),” jelasnya. “Namun sekarang faktanya adalah saya mendapatkan pekerjaan ini dan saya punya tugas yang harus dilaksanakan. Saya akan memimpin tim ini besok dan saya akan memimpin tim ini dengan kepercayaan diri dan kebanggaan yang besar,” pungkas Fletcher.
Menurut pantauan Mureks, Darren Fletcher diperkirakan hanya akan menangani Manchester United dalam dua pertandingan. Dua laga tersebut adalah saat Setan Merah menghadapi Burnley dan Brighton.
Setelah dua pertandingan tersebut, manajemen Manchester United disebut akan menunjuk pelatih interim baru yang akan memimpin tim hingga akhir musim.






