Manchester United akan memulai lembaran baru di bawah kendali pelatih interim Darren Fletcher. Debut perdana Fletcher akan tersaji saat Setan Merah bertandang ke markas Burnley di Turf Moor dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-21, Kamis (8/1) dini hari WIB. Pertandingan ini menandai fase transisi penting bagi klub usai pemecatan Ruben Amorim.
Pemecatan Amorim yang diumumkan pada awal pekan ini mengakhiri masa kepelatihan singkat yang penuh gejolak di Old Trafford. Mantan gelandang United itu diberhentikan setelah serangkaian hasil buruk yang dinilai tidak sejalan dengan ambisi klub, diperparah oleh ketegangan internal yang mencuat pasca hasil imbang melawan Leeds United.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Dalam situasi tersebut, manajemen Manchester United menunjuk Fletcher untuk mengambil alih kendali tim sementara waktu. Mureks mencatat bahwa penunjukan ini diharapkan dapat membawa stabilitas dan arah baru bagi skuad menjelang paruh kedua musim.
Tantangan pertama bagi Fletcher datang dari Burnley, tim yang tengah terpuruk di papan bawah klasemen. Skuad asuhan Scott Parker baru saja menelan kekalahan 0-2 dari Brighton & Hove Albion, memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka di Liga Inggris menjadi 11 pertandingan. Dari periode tersebut, Burnley mencatatkan sembilan kekalahan dan hanya dua kali bermain imbang.
Dengan koleksi 12 poin dari 20 laga, Burnley kini menempati peringkat ke-19 klasemen dan tertinggal enam poin dari zona aman degradasi. Setiap pertandingan menjadi penentu nasib mereka di sisa musim. Namun, rekor kandang Burnley kontra United tidak berpihak pada tuan rumah; mereka gagal menang dalam delapan laga kandang terakhir melawan Setan Merah, dengan enam di antaranya berakhir kekalahan.
Manchester United sendiri datang dengan beban ekspektasi tinggi. Secara posisi, mereka masih berada di jalur persaingan papan atas, menempati peringkat keenam dengan poin sejajar Chelsea dan hanya terpaut tiga angka dari Liverpool di posisi keempat. Peluang menembus zona Liga Champions masih terbuka lebar, asalkan konsistensi performa dapat segera dibenahi.
Fletcher dipastikan akan memimpin tim tidak hanya di laga kontra Burnley, tetapi juga pada pertandingan Piala FA akhir pekan nanti. Meski manajer permanen belum ditentukan, target jangka pendek klub tetap jelas, yakni mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.
Dari sisi kondisi tim, Burnley harus menghadapi krisis cedera dengan absennya sejumlah pemain inti. Sementara itu, di kubu United, Fletcher mendapat kabar positif dengan kemungkinan kembalinya Bruno Fernandes dan Mason Mount. Fernandes bahkan berpeluang langsung kembali ke starting XI untuk memimpin lini tengah.
Dengan kualitas skuad yang lebih mumpuni, Manchester United diunggulkan untuk membawa pulang tiga poin dari Turf Moor. Namun, laga ini tetap menjadi ujian penting bagi Darren Fletcher, bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga bagaimana ia membangun arah permainan dan mentalitas tim di awal masa tugasnya sebagai pelatih interim.






