Las Vegas, Amerika Serikat – Razer, perusahaan teknologi gaming terkemuka, kembali mencuri perhatian di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 dengan memperkenalkan evolusi signifikan dari platform pendamping AI mereka, Project Ava. Jika tahun lalu Ava masih terbatas sebagai asisten digital di dalam komputer, kini Razer menghadirkan Ava dalam bentuk fisik berupa hologram interaktif.
Perangkat baru Project Ava hadir dalam wujud tabung kecil yang mampu menampilkan hologram animasi avatar AI berukuran 5,5 inci. Meskipun masih memerlukan koneksi USB-C ke komputer untuk daya dan data, semua komponen inti pendamping AI ini telah terintegrasi dalam wadahnya. Ini termasuk mikrofon far-field ganda untuk interaksi suara, speaker full-range yang menghadap ke bawah, serta kamera HD dengan sensor cahaya sekitar yang memungkinkan AI melihat dan bereaksi terhadap lingkungannya.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Roster Avatar AI yang Semakin Beragam
Peningkatan terbesar pada Project Ava bukan hanya pada bentuk fisiknya, melainkan juga pada penambahan persona AI. Sebelumnya hanya ada Ava, yang digambarkan Razer sebagai “sumber energi yang tenang dan dapat diandalkan untuk membantu Anda menjaga segala sesuatunya tetap jelas, efisien, dan selalu tepat sasaran.” Kini, ada tiga hingga empat persona baru yang bergabung:
- Kira: Avatar bergaya e-girl TikTok dengan pakaian berenda dan aksen hijau neon khas Razer.
- Zane: Alternatif maskulin yang digambarkan sebagai sosok edgy, mengingatkan pada meme Giga Chad dengan tato ular tambahan.
- Sao: Terinspirasi langsung dari Saori Araki, seorang wanita karier ikonik asal Jepang.
- Faker (Lee Sang-hyeok): Avatar yang menyerupai pemain League of Legends paling sukses dan terkenal sepanjang masa, sekaligus atlet esports yang disponsori Razer.
Ide di balik inovasi ini adalah agar Ava atau persona lainnya dapat menemani pengguna di meja kerja, tidak lagi terperangkap di dalam komputer. Mereka dapat mengingatkan jadwal acara, menjawab pertanyaan, atau bahkan mengomentari pakaian pengguna menggunakan kamera internal Razer.
Fitur Privasi dan Pengembangan Berkelanjutan
Untuk menjaga privasi pengguna, mikrofon perangkat dapat dimatikan, dan Razer berencana untuk menyertakan penutup kamera fisik pada model ritel final. Tentu saja, Ava dan avatar lainnya tetap dapat memberikan saran saat pengguna bermain game. Dalam demonstrasi yang disaksikan tim redaksi Mureks, Kira membantu memilih loadout di Battlefield 6 berdasarkan kriteria pengguna dan bahkan memberikan pro serta kontra untuk opsi peralatan lainnya.
Mureks mencatat bahwa Project Ava masih dalam tahap pengembangan. Saat ini, respons avatar dihasilkan oleh Grok dari X AI, namun platform ini dirancang sebagai proyek open-source yang akan mendukung model lain seperti Gemini atau ChatGPT di masa mendatang. Razer berharap dapat menambahkan kemampuan bagi pengguna untuk membuat avatar dan pendamping unik mereka sendiri berdasarkan masukan atau inspirasi dari objek dunia nyata. Sementara itu, untuk avatar seperti Faker, Razer ingin meluangkan waktu tambahan untuk membuat pendamping AI ini lebih membantu dalam topik seperti pelatihan real-time League of Legends.
Harga dan Ketersediaan
Meskipun Razer belum memberikan informasi harga lengkap untuk periferal holografik Project Ava, seorang perwakilan menyatakan bahwa harganya akan berada di kisaran yang sama dengan periferal Razer lainnya. Diperkirakan biaya akhirnya sekitar $200. Pemesanan untuk Project Ava saat ini sudah dibuka dengan deposit $20, dan pengiriman resmi dijadwalkan akan dimulai pada paruh kedua tahun 2026.






