MANCHESTER – Asisten pelatih Ruben Amorim, Carlos Fernandes, akhirnya angkat bicara setelah pemecatan manajer Manchester United. Fernandes menyampaikan pesan perpisahan yang penuh apresiasi, sehari setelah Amorim resmi didepak menyusul hasil imbang 1-1 kontra Leeds United pada Rabu, 7 Januari 2026.
Melalui unggahan di media sosialnya, pelatih berusia 31 tahun itu mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan bekerja di Old Trafford. Ia tidak menyinggung polemik yang mengiringi keputusan kontroversial manajemen Setan Merah tersebut.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Pesan Perpisahan Carlos Fernandes
“Terima kasih, Manchester United. Terima kasih kepada para pemain kelas dunia yang mendapat kehormatan saya latih sekaligus saya pelajari,” tulis Fernandes. “Terima kasih kepada staf yang menunjukkan dukungan nyata, dan kepada para fans yang selalu bersama kami.”
Fernandes juga menegaskan bahwa pengalaman bekerja di klub sebesar Manchester United bukan sekadar menguji kemampuan teknis, tetapi juga karakter. “Ini adalah babak spesial dalam hidup saya. Saya bangga pernah menjabat sebagai asisten manajer Manchester United,” tambahnya.
Carlos Fernandes dikenal sebagai tangan kanan Amorim sejak keduanya bekerja sama di Braga dan Sporting CP. Keduanya diboyong ke Old Trafford dengan harapan mampu membawa perubahan besar, namun harapan itu tak sepenuhnya terwujud.
Akhir Kiprah Ruben Amorim di Old Trafford
Ruben Amorim hanya bertahan 14 bulan di kursi manajer United. Musim pertamanya berakhir mengecewakan dengan posisi ke-15 klasemen Premier League. Mureks mencatat bahwa rasio kemenangan 38,71 persen menjadi yang terburuk bagi manajer Manchester United di era Premier League.
Meski berakhir pahit, suasana di balik layar disebut tetap kondusif. Laporan media Inggris menyebutkan, Amorim dan stafnya terlihat tertawa dan bercanda saat meninggalkan pusat latihan Carrington. Sang pelatih bahkan tampak santai ketika meninggalkan kediamannya di Cheshire bersama sang istri, Maria, pada hari yang sama dengan pemecatannya.
Transisi Kepemimpinan dan Kandidat Pengganti
Pasca pemecatan Amorim, Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Mantan gelandang Setan Merah itu akan memimpin tim dalam laga tandang melawan Burnley pada Rabu malam waktu setempat.
Menurut Mureks, manajemen United belum berhenti mencari sosok yang akan memegang kendali hingga akhir musim. Nama Ole Gunnar Solskjaer disebut sebagai kandidat terkuat untuk kembali sebagai caretaker, sementara Michael Carrick juga masuk dalam radar.
Fletcher sendiri enggan berbicara soal peluangnya menjadi manajer permanen. Fokus utamanya, kata dia, hanya satu: laga kontra Burnley. “Sejujurnya, itu bukan sesuatu yang saya pikirkan. Fokus saya hanya ke Burnley. Terlalu banyak hal yang terjadi dan semuanya berlangsung sangat cepat. Semua konsentrasi saya tertuju pada pertandingan itu,” ujar Fletcher.
Pertandingan di Turf Moor kini bukan sekadar laga lanjutan Premier League, melainkan ujian awal bagi Manchester United di tengah transisi, sekaligus penentu arah klub setelah kepergian Ruben Amorim.
Referensi penulisan: www.bola.net






