Seiring penurunan suhu udara, godaan untuk menaikkan pemanas ruangan demi menjaga kehangatan di rumah semakin besar. Terutama saat menjelang tidur, banyak yang cenderung menyesuaikan termostat agar tetap nyaman. Namun, dengan biaya energi yang terus meningkat, mencari cara paling hemat untuk mengoperasikan pemanas tanpa membuang energi menjadi krusial.
Untuk menjawab tantangan ini, seorang pakar peralatan rumah tangga, Katie Lillywight dari AO, membagikan sejumlah tips utama. Menurut pantauan Mureks, tips ini memungkinkan Anda menjaga rumah tetap hangat tanpa perlu menaikkan suhu termostat pintar. Perubahan ini tidak hanya cepat dan mudah diterapkan, tetapi juga berpotensi menghemat pengeluaran Anda secara signifikan di musim dingin ini. Sebelum Anda memutuskan untuk menaikkan suhu pemanas, ada baiknya mencoba saran-saran dari pakar berikut.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
1. Manfaatkan Selimut Listrik untuk Kehangatan Instan
Salah satu solusi paling jelas untuk segera merasa hangat adalah berinvestasi pada selimut atau selimut pemanas berdaya rendah. Lillywight menekankan pentingnya fokus pada pemanasan diri sendiri, bukan seluruh ruangan. “Instead of warming the whole room, focus on warming yourself,” ujar Katie Lillywight. “A low-energy heated throw is a cost-effective way to stay cosy, or you can use an electric blanket to pre-warm your bed before you get in.“
Cukup colokkan, atur ke pengaturan atau pengatur waktu yang diinginkan, lalu letakkan di bahu atau kaki Anda. Untuk memaksimalkan manfaatnya, perawatan selimut listrik juga penting. Pastikan Anda mengetahui cara membersihkan selimut listrik agar tetap segar dan berfungsi optimal.
2. Ciptakan ‘Zona Pemanas’ dengan Colokan Pintar
Cara lain untuk menjaga kehangatan tanpa menaikkan suhu pemanas adalah dengan menciptakan zona pemanas di rumah menggunakan colokan pintar terbaik. Ini memungkinkan Anda mengontrol pemanas portabel hanya di area yang Anda gunakan, bukan seluruh rumah.
“Use smart plugs to create heating zones,” tambah Lillywight. “Even if your central heating is switched off, smart plugs are a clever way to control portable electric heaters. Setting them on a timer or motion sensor ensures you only heat the space you’re in, helping you stay warm without wasting energy.” Jika Anda berencana membeli pemanas ruangan, disarankan untuk mencari model dengan fitur keamanan. Penting juga untuk mencari tahu apakah aman menggunakan pemanas ruangan saat tidur.
3. Tata Ulang Furnitur untuk Sirkulasi Panas Optimal
Apakah Anda sering merasa dingin di ruang tamu atau kamar tidur? Mungkin sudah saatnya menata ulang furnitur Anda. Menurut para ahli, perabot besar yang menempel pada dinding dingin dapat dengan mudah menyerap panas, menghalangi Anda untuk tetap hangat dan nyaman.
“If beds or sofas are pressed up against cold external walls or blocking radiators, they can absorb heat and make you feel cooler,” jelas Lillywight. “Moving them just a few inches forward helps hot air circulate more freely.“
4. Manfaatkan Sisa Panas Oven Setelah Memasak
Tips cerdas lainnya adalah membiarkan pintu oven terbuka setelah selesai memasak. “Make the most of oven heat after cooking. Once you’ve finished using the oven, leave the door open as it cools down. The heat will gently warm your kitchen,” saran Lillywight. Ini adalah cara yang efektif untuk memanfaatkan kembali panas dan sekaligus menghemat tagihan energi Anda.






