Olahraga

Burnley Perpanjang Tren Buruk, Terancam Lewati Rekor Tanpa Kemenangan Terpanjang di EPL

Burnley kembali gagal meraih poin penuh setelah menahan imbang Manchester United dengan skor 2-2 pada pekan ke-21 English Premier League (EPL) 2025/2026, Rabu (7/1/2026). Meskipun hasil comeback ini terbilang positif, The Clarets kini melanjutkan catatan tanpa kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir. Mureks mencatat bahwa ini merupakan kali ketiga dalam sejarah keikutsertaan Burnley di EPL, tim tersebut gagal meraih tiga poin hingga 12 laga beruntun.

Periode Sulit Burnley di Premier League 2025/2026

Laju 12 pertandingan tanpa kemenangan beruntun Burnley di Premier League musim 2025/2026 dimulai sejak kekalahan 0-2 dari Arsenal pada 1 November 2025. Tim asuhan Scott Parker kemudian takluk di tangan tim-tim asal London dalam empat pertandingan berikutnya, yakni 2-3 dari West Ham United, 0-2 dari Chelsea, 1-3 dari Brentford, dan 0-1 dari Crystal Palace. Setelah itu, mereka juga tunduk di hadapan Newcastle United dengan skor 1-2, dan kembali tak berdaya saat dibungkam Fulham 2-3.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Performa Josh Cullen dan rekan-rekan sempat menunjukkan perbaikan dengan meraih hasil seri pada pekan ke-17 dan 18, yaitu imbang 1-1 dengan AFC Bournemouth dan 0-0 dengan Everton. Namun, tren negatif kembali berlanjut setelah dibekuk Newcastle United 1-3 dan Brighton & Hove Albion 0-2. Terakhir, Burnley bermain imbang 2-2 melawan Manchester United. Sempat memimpin melalui gol bunuh diri Ayden Heaven, Burnley tertinggal oleh dua gol Benjamin Sesko, sebelum akhirnya mengamankan satu poin berkat gol Jaidon Anthony.

Dua Musim Berbeda, Tren Tanpa Kemenangan Berlanjut

Sebelum periode 2025/2026, Burnley terakhir kali mengalami 12 laga beruntun tanpa kemenangan di EPL pada dua musim yang berbeda. Mereka mengakhiri Premier League 2020/2021 tanpa poin dalam tiga pertandingan pemungkas dan gagal mencetak satu gol pun. Tim yang kala itu dilatih Sean Dyche kalah 0-4 dari Leeds United, 0-3 dari Liverpool, dan 0-1 dari Sheffield United. Meski demikian, Burnley berhasil selamat dari degradasi dengan finis di posisi ke-17 dengan 39 poin, unggul 11 angka dari Fulham.

Tren tanpa kemenangan Burnley berlanjut pada sembilan pertandingan pertama EPL 2021/2022. Mereka menelan kekalahan 1-2 dari Brighton & Hove Albion, 0-2 dari Liverpool, 1-3 dari Everton, 0-1 dari Arsenal, dan 0-2 dari Manchester City. Sisanya, Burnley meraih hasil imbang 1-1 dengan Leeds United, 2-2 dengan Leicester City, 0-0 dengan Norwich City, dan 2-2 dengan Southampton. Sayangnya, Burnley gagal terhindar dari degradasi pada akhir musim tersebut, menempati posisi ke-18 dengan 35 poin, tertinggal 3 angka dari Leeds United.

Rekor Terburuk di Musim Debut 2009/2010

Burnley pertama kali tampil di Premier League pada musim 2009/2010 setelah promosi melalui jalur play-off. Namun, mereka langsung kembali ke Championship Inggris di akhir musim. Burnley hanya mampu bertengger di posisi ke-18 dengan 30 poin dari 8 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 24 kekalahan, berjarak lima angka dari zona aman.

Nasib buruk Burnley pada musim debut tersebut tidak terlepas dari periode sulit antara November 2009 hingga Januari 2010, di mana mereka tanpa kemenangan hingga 13 laga beruntun. Kekalahan dialami dari West Ham (3-5), Portsmouth (0-2), Wolverhampton Wanderers (0-2), Everton (0-2), Manchester United (0-3), Bolton Wanderers (0-1), dan Chelsea (1-2). Sementara itu, hasil seri diraih saat berjumpa Fulham (1-1), Arsenal (1-1), Bolton (1-1), dan Stoke City (1-1).

Dengan 12 pertandingan tanpa kemenangan di EPL 2025/2026 hingga pekan ke-21, Burnley akan menghadapi tantangan berat melawan Liverpool dan Tottenham Hotspur di laga selanjutnya. Di atas kertas, mengalahkan kedua tim tersebut akan menjadi tugas yang sangat sulit. Jika tren ini berlanjut, Burnley berpotensi melewati rekor 13 laga beruntun tanpa kemenangan yang mereka catatkan pada EPL 2009/2010.

Mureks