Teknologi

Bose Ambil Langkah Pro-Konsumen, Buka Kode Sumber Speaker SoundTouch yang Akan Berhenti Didukung

Bose mengambil langkah mengejutkan dengan membuka kode sumber (open source) perangkat lunak untuk lini speaker SoundTouch mereka. Keputusan ini hadir setelah perusahaan sebelumnya mengumumkan penghentian dukungan cloud untuk perangkat tersebut, yang berpotensi mengubah speaker pintar menjadi perangkat biasa tanpa banyak fitur dan pembaruan.

Penghentian dukungan cloud awalnya akan membuat speaker SoundTouch kehilangan akses ke banyak fitur dan pembaruan perangkat lunak. Namun, dengan model open source, Bose memungkinkan pihak ketiga untuk terus mengembangkan dan menjaga fungsionalitas speaker.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Dokumentasi API telah mulai dikirimkan kepada pelanggan agar “pengembang independen dapat membuat alat dan fitur mereka sendiri yang kompatibel dengan SoundTouch.” Selain itu, Bose juga memperpanjang tanggal akhir masa pakai (EoL) untuk speaker SoundTouch dari Februari menjadi 6 Mei.

Perusahaan juga melakukan beberapa perubahan lain untuk memudahkan pemilik SoundTouch. Speaker akan tetap dapat menggunakan AirPlay dan Spotify Connect setelah EoL, yang sebelumnya sempat diragukan. Aplikasi SoundTouch juga akan terus berfungsi dalam format yang lebih sederhana, padahal awalnya direncanakan untuk berhenti beroperasi sepenuhnya. Menurut Mureks, perubahan ini disinyalir kuat merupakan respons atas banyaknya komentar dan keluhan pelanggan di platform seperti Reddit.

Speaker SoundTouch pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 dengan harga yang cukup mahal, mulai dari 600 dolar AS. Tidak ada konsumen yang ingin perangkat mahal mereka menjadi tidak berguna setelah beberapa tahun. Langkah Bose ini dipandang sebagai respons positif terhadap masukan pelanggan.

Mureks