Ajang Consumer Electronic Show (CES) 2026 menjadi panggung bagi sejumlah inovasi teknologi terkini, dengan dua perangkat utama yang berhasil mencuri perhatian publik. Asus memperkenalkan kacamata augmented reality (AR) gaming pertama di dunia, ROG Xreal R1, sementara Intel memamerkan chip khusus untuk perangkat gaming genggam berbasis Panther Lake.
Asus ROG Xreal R1: Kacamata AR Gaming 240Hz Pertama di Dunia
Asus memperkaya lini produk gaming mereka dengan meluncurkan ROG Xreal R1 pada gelaran CES 2026. Perusahaan teknologi asal Taiwan ini mengklaim ROG Xreal R1 sebagai kacamata AR gaming pertama di dunia yang dilengkapi layar micro-OLED FHD 240Hz.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Perangkat ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman bermain game yang mulus dan imersif tanpa memerlukan monitor fisik. ROG Xreal R1 mampu memproyeksikan layar virtual berukuran 171 inci dengan sudut pandang yang luas, ringan, dan dapat digunakan di berbagai lokasi.
“Berbekal wearable ini, gamer yang memainkan game di ROG Ally dapat menikmati tampilan lebih luas dengan sudut padang sebesar 57 derajat,” demikian pernyataan Asus dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026).
Spesifikasi ROG Xreal R1 mencakup panel Sony micro-OLED 0,55 inci dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel dan refresh rate 240Hz. Kombinasi ini, menurut Mureks, diklaim mampu menghasilkan visual yang sangat halus dengan latensi motion-to-photon yang rendah. Saat dikenakan, kacamata ini akan memproyeksikan layar virtual raksasa seolah pengguna berada empat meter di depan layar.
Intel Pamer Chip Gaming Handheld Berbasis Panther Lake di CES 2026
Intel turut menunjukkan keseriusannya di pasar perangkat gaming portabel dengan memperkenalkan chip khusus gaming genggam berbasis Panther Lake pada ajang CES 2026. Chip ini menonjolkan performa grafis terintegrasi (iGPU) yang signifikan.
Intel mengklaim iGPU terbaru mereka, Arc B390, mampu memberikan peningkatan performa gaming hingga 77 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Langkah ini menegaskan komitmen Intel untuk mengembangkan ekosistem gaming handheld yang lebih matang dan kompetitif.
Mengutip laporan SEA, CEO Intel Lip Bu Tan dalam pidatonya di CES 2026 menyatakan bahwa peluncuran Panther Lake merupakan pencapaian yang melampaui target perusahaan. Sorotan utama tidak hanya pada arsitektur Panther Lake, tetapi juga pada peningkatan besar di sektor iGPU, serta strategi Intel dalam membangun “ekosistem genggam” untuk memaksimalkan potensi tersebut.
iGPU Intel Arc B390, yang sebelumnya dikenal sebagai varian 12 Xe-core, diklaim menawarkan performa gaming hingga 77 persen lebih cepat dibandingkan Arc 140V pada Lunar Lake. Wakil Presiden dan General Manager PC Products Intel, Dan Rogers, mengungkapkan bahwa Intel telah menjalin kemitraan dengan sejumlah nama besar untuk memperluas ekosistem gaming handheld, termasuk MSI, Acer, Microsoft, CPD, Foxconn, dan Pegatron. Kolaborasi ini diharapkan membuka jalan bagi lebih banyak perangkat genggam berbasis Intel di pasar global.
Samsung Galaxy S26 Ultra Dikabarkan Bakal Usung Fitur Privacy Display
Samsung kembali menjadi pusat perhatian dengan bocoran fitur terbaru untuk lini smartphone flagship mereka. Fitur bernama Privacy Display ini dikabarkan sedang dipersiapkan untuk Galaxy S26 Ultra, bertujuan untuk meningkatkan privasi pengguna.
Cara kerja fitur Privacy Display cukup sederhana: layar ponsel akan meredup secara otomatis ketika dilihat dari sudut tertentu, sehingga isi layar sulit dibaca oleh orang di sekitar. Jejak fitur ini sebenarnya sudah terdeteksi sejak September 2025, ketika kode Privacy Display ditemukan dalam build awal One UI 8.5. Sebulan kemudian, tampilan antarmukanya juga sempat bocor, memicu spekulasi mengenai fungsi utamanya.
Menurut pantauan Mureks via SammyGuru dan Android Authority, fitur Privacy Display ditemukan tersembunyi dalam aplikasi Tips versi terbaru Samsung. Di halaman Tips tersebut, Samsung menampilkan animasi dan penjelasan singkat tentang cara kerja Privacy Display. Seperti bocoran sebelumnya, layar akan tampak lebih gelap saat dilihat dari samping, efektif mencegah orang lain mengintip pesan, email, atau data sensitif pengguna.
Fitur ini dapat diaktifkan atau dimatikan secara manual, serta diatur agar menyala otomatis dalam kondisi tertentu, misalnya saat pengguna berada di area ramai. Privacy Display kemungkinan akan tersedia di menu Display pada aplikasi Settings, dan Samsung juga tampaknya menyiapkan tombol pintas (toggle) di Quick Settings untuk akses cepat.






