Olahraga

Aryna Sabalenka: “Sedikit Frustrasi” Meski Dominan di Awal Musim, Siap Hadapi Tantangan

Petenis putri peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mengawali musim 2026 dengan performa gemilang di Brisbane International. Meski tampil dominan dan memenangkan pertandingan pembuka hanya dalam 47 menit, Sabalenka secara mengejutkan mengaku merasa “sedikit frustrasi” dengan permainannya.

Dalam pertandingan babak kedua Brisbane International, Sabalenka menghadapi Cristina Bucsa dan berhasil meraih kemenangan telak. Ia hanya kehilangan satu game saja, mengukuhkan dominasinya di lapangan. Kemenangan ini diraih setelah sebelumnya juara US Open 2026 itu juga memenangkan pertandingan pembuka nomor ganda di Brisbane bersama Paula Badosa.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Kemenangan atas Bucsa menandai kemenangan keempat beruntun bagi Sabalenka di pertandingan pembuka musim baru. Mureks mencatat bahwa ini juga merupakan musim ketiga berturut-turut ia mengalahkan lawannya dengan skor 6-0 di set pertama dalam pertandingan pembuka musim.

Meskipun rekornya impresif, petenis yang telah dua kali menjuarai Australian Open ini tidak sepenuhnya puas. Ia mengakui betapa sulitnya mempertahankan intensitas. “Saya rasa karena saya sudah cukup lama berkiprah di turnamen dan saya petenis yang cukup berpengalaman, dan saya telah melihat banyak hal terjadi, bahkan jika anda unggul dengan mudah dan kehilangan momentum, memberikan beberapa pukulan mudah dan keadaan bisa berbalik, jadi itulah mengapa saya pikir selama bermusim-musim, saya belajar bagaimana tetap fokus dan mengabaikan skor dan hanya fokus pada hal-hal yang harus saya lakukan di lapangan,” jawab Sabalenka.

Ia melanjutkan, “Ya, tentu saja saya sedikit frustrasi, tetapi saya tidak senang dengan cara saya memainkan poin itu dan hanya itu.” Sabalenka menambahkan bahwa mentalitas ini penting, namun perlu keseimbangan. “Saya pikir itu mentalitas yang bagus untuk dimiliki, tetapi juga bisa menjadi bumerang jika anda terlalu berlebihan dan mengabaikan bahwa skor itu seperti menguntungkan anda sehingga kadang-kadang anda bisa rileks. Tetapi jika anda dapat menyeimbangkan kedua hal itu, saya pikir itu adalah mentalitas yang bagus untuk dimiliki.”

Ketika ditanya apakah ia terkejut dengan awal musim yang menakjubkan ini, terutama mengingat musim 2026 baru saja dimulai dan kemungkinan belum dalam kondisi 100 persen, Sabalenka memberikan pandangannya. “Yah, saya rasa karena di sepanjang musim, saya belajar bagaimana bersiap untuk apa pun yang terjadi di lapangan, jadi setiap kali saya memasuki lapangan, saya siap untuk bertanding,” lanjut Sabalenka.

“Saya siap jika keadaan tidak berjalan baik dan saya siap untuk berjuang. Jadi, saya rasa mentalitas seperti itulah yang membantu saya mencapai level seperti ini,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan kepuasannya terhadap aspek tertentu dari permainannya. “Maksud saya, saya terkejut dengan poin servis dan volley saya. Anda tahu, maksud saya, saya berlatih, saya mengerjakannya, tetapi saya tidak yakin apakah itu akan berjalan sesuai keinginan saya di pertandingan. Tetapi saya gembira bisa mempraktikkannya di pertandingan. Maksud saya, saya bekerja sangat keras, jadi saya tidak terlalu terkejut dengan levelnya.”

Kemenangan dominan dan mentalitas Sabalenka yang fokus pada peningkatan ini menjadi peringatan nyata bagi para petenis lain. Performa terbaik petenis peringkat satu dunia di awal musim ini menunjukkan kesiapannya untuk menghadapi tantangan di turnamen-turnamen mendatang.

Mureks